BERSAMA PERANGKAT DESA, BABINSA KORAMIL 0201-14/PB BANTU WARGA DESA BINAAN YANG TERDAMPAK LONGSOR DI DESA DURIN TONGGAL.

OKEBUNG|
Babinsa selaku Aparat Komando Kewilayahan harus terus perduli dengan seluruh kondisi yang terjadi di wilayah Desa Binaan nya, termasuk juga terhadap beberapa kejadian yang di timbulkan akibat bencana alam seperti banjir atau pun tanah longsor. Karena tentu nya hal tersebut sangat berdampak dan mungkin juga menimbulkan kerugian materil bagi warga Desa yang mengalami musibah bencana.

Karena itu, pada hari ini (23-11-2022) Sertu JA Saragih salah seorang Babinsa Koramil 0201-14/PB hadir dan melihat langsung kondisi satu unit rumah warga Desa yang rusak terkena longsoran tebing yang berada tepat di belakang rumah tersebut. Pemilik rumah tersebut adalah Bapak Sifat Tarigan (78 thn) beralamat di Dusun 5 Desa Durin Tonggal Kec Pancur Batu. Rumah Bapak Sifat Tarigan yang sehari hari nya bekerja sebagai Petani ini mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian belakang yang terkena longsoran tebing pada saat terjadi hujan deras semalam.

“Rumah Bapak Sifat Tarigan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian belakang nya setelah terkena longsoran tebing akibat hujan deras semalam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, karena pada saat kejadian Bapak Sifat Tarigan beserta keluarga sedang berada di bagian depan rumah. Namun akibat dari kejadian tersebut, Bapak Sifat Tarigan mengalami kerugian sekitar 5 juta rupiah karena kerusakan rumah tersebut.” ujar Babinsa Koramil 0201-14/PB Sertu JA Saragih pada saat melihat langsung kondisi rumah Bapak Sifat Tarigan yang rusak akibat terkena longsoran tebing.

Sebagai wujud kepedulian yang di tunjukkan Babinsa Koramil 0201-14/PB bersama Perangkat Desa Durin Tonggal Kec Pancur Batu, pada siang hari tadi Sertu JA Saragih bersama Kepala Desa Durin Tonggal Bapak Jakub Sembiring memberikan Bantuan Sosial berupa Beras, Telur dan Mie Instan kepada keluarga Bapak Sifat Tarigan. Di harapkan melalui sedikit Bantuan Sosial tersebut, dapat sedikit meringankan beban hidup Bapak Sifat Tarigan beserta keluarga yang mengalami musibah akibat bencana alam tersebut. (14/PB).