Biadab, Begini Motif DD Racuni Ayah, Ibu dan Kakak Kandungnya

TNI Polri911 Dilihat

OKEBUNG | Polresta Magelang akhirnya berhasil mengungkap motif tersangka DD (22), nekat membunuh kedua orangtuanya dan kakak kandungnya di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Menurut Plt. Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun didampingi Kasat Reskrim Setyo Hermawan dan Kapolsek Mertoyudan AKP Soejarwanto, pada Selasa, 15 November 2022 pukul 21.00 WIB tersangka DD sudah memiliki niat untuk merencanakan pembunuhan terhadap ayah dan ibu kandungnya. Juga kakak perempuannya.

Berselang hari berikutnya, baru muncul ide akan melakukan pembunuhan dengan cara diracun, lalu tersangka mencari tahu bahan kimia yang dapat digunakan untuk melakukan pembunuhan.

“Akhirnya Kamis, 17 November 2022, tersangka DD menemukan bahan kimia di google. Dan melakukan pemesanan secara online melalui aplikasi Tokopedia dengan nama bahan kimia yaitu Arsenik. Selanjutnya bahan kimia tersebut diterima Sabtu, 19 November 2022,” ujar Sajarod.

Pada Rabu, 23 November 2022 tersangka mencampurkan bahan kimia Arsenik di minuman dawet yang dibelinya dari Dusun Butuh Purworejo. Kemudian dawet tersebut diberikan kepada kedua orang tua dan kakak perempuan tersangka.

“Akan tetapi rencana tersebut gagal karena ternyata bahan kimia Arsenik tersebut kurang bereaksi. Dan hanya menimbulkan mual-mual, muntah serta diare pada kedua orang tua dan kakak perempuan tersangka,” lanjut Sajarod.

Masih menurut AKBP Sajarod, selanjutnya tersangka melakukan browsing kembali bahan kimia yang dapat menimbulkan kematian yaitu Kalium cn, lalu pada Jumat, 25 November tersangka membeli bahan kimia tersebut di Tokopedia dan berencana melakukan pembunuhan tersebut pada Senin, 28 November 2022.

Kemudian Senin, 28 November 2022 sekitar pukul 07.00 WIB saat ibu kandung dan kakak tersangka membuat minuman, secara diam-diam tersangka memasukkan bahan kimia Kalium cn tersebut ke dalam minuman mereka. Dengan cara menggunakan sendok teh dan diaduk agar larut dalam minuman.

Lalu sekitar pukul 07.30 WIB kedua orang tua dan kakak perempuannya meminum minuman yang sudah bercampur dengan bahan kimia. Selang 5 menit ketiga korban mual hingga mereka tak sadarkan diri. Setelah dilakukan pengecekan sudah tidak tertolong dan meninggal dunia di tempat.

Terkait hal tersebut, Tim Resmob Polresta Magelang melakukan serangkaian penyelidikan di lokasi kejadian di Dusun Prajenan RT 10, RW 01, Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Hasilnya, petugas berhasil mengamankan DD dan mengakui bahwa dirinya sudah melakukan pembunuhan kedua orangtuanya dan kakak perempuannya dengan cara diracun menggunakan bahan kimia Kalium cn.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap tersangka bahwa tersangka merencanakan pembunuhan terhadap kedua orangtua kandung dan kakak kandungnya karena sakit hati. Yaitu, terhadap ayah dan ibu kandungnya karena sering menanyakan dan menagih uang yang telah digunakan oleh tersangka untuk investasi fiktif.

Atas tindak pidana yang dilakukan, tersangka DD melanggar Pasal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP. Dimana tersangka diancam dengan hukuman seumur hidup. (Muz)