Cegah Stunting, Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun Dukung Sosialisasi Dan Penyuluhan Gizi

Korem 02233 Dilihat

Simalungun | Pelatihan dan penyuluhan gizi yang dilakukan oleh Puskesmas Kartoharjo ini erat kaitannya dengan pangan dan gizi secara umum serta menjelaskan bagaimana pengaruh pangan terhadap gizi balita khususnya yang berkaitan dengan stunting. Kegiatan ini dilaksanakan guna memberikan informasi untuk meningkatkan pengetahuan, perubahan sikap dan praktik pembuatan menu gizi seimbang yang lengkap untuk semua kelompok sasaran sehingga dapat memilih dan mengolah makanan sehat bagi keluarga, mengurangi kejadian remaja pernikahan dini, prevalensi stunting menurun, kesiapan gizi pada saat hamil dan menyusui.
Dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 05/Serbelawan jajaran Kodim 0207/Simalungun Sertu Anton Wijaya turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Nagori Purbasari Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun, Sabtu (03/12/2022).
Dalam pelaksanaan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk tersebut turut seta dihadiri oleh, Camat Tapian Dolok Ibu Juriani Purba, Tenaga Ahli Kabupaten Simalungun Bapak Pantas Pangaribuan, Kapus Tapian Dolok Dokter Leny Napitupulu, PJ. Pangulu Bapak Ruslianto, Babinsa Koramil 05/Serbelawan Sertu Anton Wijaya, Babinkamtibmas Aiptu Tanjung dan Seluruh Kader Posyandu dan Masyarakat Nagori Purbasari.
Dalam hal ini Babinsa Sertu Anton Wijaya mendukung penuh warganya dalam mengikuti pelatihan dan penyuluhan gizi dengan sasaran kader posyandu, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu balita serta keluarga, dalam keterangannya menyampaikan, sangat mendukung upaya yang dilakukan Puskesmas dalam perbaikan pola hidup sehat dan gizi kesehatan bagi warga binaannya. “Kami selaku Babinsa di wilayah ini sangat mendukung kegiatan pelatihan dan penyuluhan gizi dalam rangka percepatan aksi penanggulangan gizi buruk dan pencegahan stunting, semua pihak harus bersinergi melakukan langkah penanganan dan pencegahan stunting, termasuk salah satunya adalah pelatihan dan penyuluhan gizi yang dilakukan oleh Puskesmas ini,”ungkap Babinsa Sertu Anton Wijaya.