Danlantamal V Dampingi Kasal Lepas Limed Pendidikan Komando Marinir di Gunung Bromo

TNI AL454 Dilihat

JATIM|
Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Brigjen TNI Marinir Joni Sulistiawan, S. H., M. Han., mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S. E., M. M., M. Tr. Opsla., melepas etape- 10 Tahap Lintas Medan (Limed)  Pendidikan Komando (Dikko) Angkatan ke- 173 Taruna AAL Tingkat II Korps Marinir dan siswa Marinir Kodiklatal di Pegunungan Bromo, Probolinggo, Jawa Timur. Kamis (14/03/2024)

Turut dalam pelepasan Limed Dankodiklatal, Pangkoarmada RI, Asops, Aspers, dan Aslog Kasal, Dankormar, Pangkoarmada II, Danpuspenerbal, Gubernur AAL, Dan STTAL dan Ketua Umum Jalasenastri, Ketua PG Jalasenastri Kodiklatal, Ketua Daerah Jalasenastri Armada II, Ketua Cabang BS Jalasenastri AAL serta sejumlah pejabat TNI AL lainnya.

Dalam pelaksanaan Lattek Dikko Angkatan ke- 173 ini diikuti 502 orang, terdiri dari 58 Taruna AAL Korps Marinir Tingkat II Angkatan ke- 71, Dikmaba 100, Dikmata 384 dan Tandikmaba 1 siswa.

Sebelum melepas keberangkatan Limed, Kasal memberi pengarahan guna memotivasi Taruna Marinir dan siswa peserta Dikko lainnya, agar seluruh peserta Dikko tetap  semangat dan menjaga kesehatan selama menjalankan Pendidikan Komando ini. Kasal meyakini seluruh peserta Dikko mampu untuk menyelesaikan pendidikan ini dengan baik.

Menurutnya, proses pendidikan ini bertujuan untuk menciptakan prajurit-prajurit yang kuat, prajurit yang profesional, prajurit yang tangguh, sehingga tahapan Limed ini harus diselesaikan dengan tuntas hingga sampai Surabaya.

“Kalian jangan kalah sama para senior Marinir, karena semua prajurit Korps Marinir telah melalui tahapan pendidikan komando selama kurang lebih tiga bulan, termasuk Limed Banyuwangi-Surabaya seperti yang kalian laksanakan saat ini,” tegas Kasal.

Ia mengingatkan Limed etape 10 ini masih separo perjalanan, untuk itu agar seluruh peserta Dikko tetap kompak dan penuh semangat untuk menyelesaikan tahapan Limed selanjutnya yaitu, rute Bromo (Probolinggo) – Wonorejo – Gondang Legi – Srigonco – Pantai Baruna untuk melaksanakan pembaretan siswa Dikko Marinir.