Danramil 03/LP Kodim 0208/Asahan Laksanakan Bimbingan Teknis PTPS Se-Kecamatan Lima

Batu Bara  |  Komandan Koramil (Danramil) 03/Lima Puluh jajaran Kodim 0208/Asahan Kapten Inf K Surbakti turut serta melaksanakan kegiatan dalam rangka Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Lima Puluh Pada Pemilihan Umum Tahun 2024, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di di Kafe Banyu Wangi wilayah Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara, Minggu (11/02/2024).

Dalam pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Lima Puluh Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 tersebut turut serta dihadiri oleh, Ketua Panwaslu Lima Puluh Bapak Bayu Aullia, Danramil 03/Lima Puluh Kapten Inf K Surbakti, Kapolsek Lima Puluh AKP IR Simamora, Angota Panwascam Lima Puluh dan seluruh anggota PTPS Se-Kecamatan Lima Puluh.

Dalam rangka untuk mensukseskan kegiatan yang ada di kantor pemerintahan yang ada diwilayah binaan, dalam kesempatan ini Kapten Inf K Surbakti memberikan Bimbingan teknis (BIMTEK) Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Datuk Lima Puluh pada Pemilihan Umum Tahun 2024, dengan tertib acara yang dibuka oleh protocol, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Menyanyikan Lagu Mars Pemilu, Pembacaan nama-nama pengawas TPS, Pengambilan sumpah dan janji dipimpin oleh Ketua Panwas Kecamatan Raya Bapak Daswinson Saragih, Pembacaan sumpah agama Islam, Pembacaan sumpah /Janji agama Kristen Protestan dan Katolik, Penandatanganan sumpah dan janji, Pembacaan Fakta Integritas, Penandatanganan Fakta Integritas dan kata Sambutan.

Pelanggaran yaitu, pelanggaran Administrasi, pidana dan kode etik, pelanggaran kode etik menjadi titik tekan dalam penyampaiannya dimana pelanggaran kode etik adalah pelanggaran terhadap etika penyelenggara pemilu yang berdasarkan sumpah/janji sebelum menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu, setiap warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih, Pemantauan Pemilu dan Peserta Pemilu berhak untuk melaporkan berbagai jenis pelanggaran tersebut, untuk itu semoga dalam pelaksanaan pemilu ini jangan sampai terjadi pelanggaran kode etik, karena akan mencoreng citra demokrasi khususnya lembaga pemilu, tegasnya.