DINAS HUKUM KOLINLAMIL GELAR LATIHAN PEMERIKSAAN KECELAKAAN ALUTSISTA

TNI AL635 Dilihat

OKEBUNG|
Pemeriksaan dalam suatu kejadian kecelakaan merupakan suatu prosedur yang harus dilaksanakan sebelum melaksanakan penyelidikan. Prosedur tersebut tentunya harus dipahami dan dipelajari guna menentukan proses selanjutnya. Dalam rangka memberikan pemahaman tersebut, Dinas Hukum Komando Lintas Laut Militer mengadakan Latihan Fungsional Hukum Triwulan IV tahun 2022 yang dilaksanakan di Gedung Laut Natuna, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/11). Latihan ini dibuka oleh Asisten Operasi Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) Nanan Isnandar. Materi yang diberikan pada kali ini yakni tentang Badan Pemeriksa Kecelakaan Alutsista di Lingkungan TNI Angkatan Laut (BPKA).

Asops Pangkolinlamil dalam sambutannya menyampaikan materi pelatihan yang disampaikan dapat dikatakan tergolong baru di lingkungan TNI AL mengingat Peraturan Kepala Staf Angkatan Laut tentang BPKA yaitu Perkasal Nomor 7 tahun 2022 diterbitkan tanggal 2 Februari 2022. Berdasarkan Perkasal tersebut BPKA dibentuk untuk memeriksa kecelakaan alutsista yang menjadi tanggung jawab dari suatu Kotama yang bertujuan untuk meminimalkan kerugian materiil dan personel maupun kerugian lainnya. Tujuan latihan ini untuk memberikan bekal pengetahuan kepada prajurit Kolinlamil tentang Badan Pemeriksa Kecelakaan Alutsista yang melakukan pemeriksaan atas kecelakaan kapal, pesawat udara dan peralatan tempur di lingkungan TNI AL. “Saya berharap seluruh peserta agar bersungguh-sungguh konsentrasi dan berpartisipasi aktif dalam mengikuti latihan ini, karena ini merupakan ilmu yang bermanfaat.” ujar Asops Pangkolinlamil.

Panglima Komando Lintas Laut Militer Laksda TNI Agus Hariadi disela-sela waktunya menyampaikan bahwa latihan fungsional hukum ini sangat berguna bagi prajurit Kolinlamil dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuannya tentang BPKA. Oleh karena itu para peserta latihan hendaknya memanfaatkan waktu dan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya untuk memperdalam materi dan pembekalan yang diberikan oleh para penyampai materi. “Gali sebanyak-banyaknya ilmu dan pengetahuan yang diberikan oleh penyampai materi guna mendukung kedinasan.” pesannya.

Sesuai penekanan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono bahwa membangun sumber daya manusia yang unggul dan profesional serta tangguh menghadapi segalam ancaman adalah tanggung jawab bersama. Dan untuk mewujudkannya dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satu diantaranya adalah penyelenggaraan latihan di tiap-tiap Kotama atau Satuan Kerja TNI AL. (Dispen Kolinlamil)