Gegara Balon Udara, Rumah Seorang Security TWC Borobudur Rusak

OKEBUNG | Pada Jumat, 12 April 2024 sekira pukul 07.50 WIB, warga Dusun Wonotigo RT 01, RW 03, Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang, geger. Betapa tidak, sebuah balon udara berisi mercon mendarat di salah satu rumah penduduk dan meledak.

Mendengar suara ledakan duaaarrr..! Warga pun langsung geger dan mendatangi sumber ledakan. Iya, sebuah balon udara berbahan plastik terbang membawa mercon. Naas, balon udara itu mendarat di sebuah rumah dan meledak.

“Ledakan balon udara itu membuat rumah rusak di bagian atap dan beberapa bagian lainnya,” kata Kapolresta Magelang, Kombes Pol Mustofa melalui Kapolsek Borobudur AKP Marsodik.

Ialah rumah milik Heri Prayoga (43), seorang petugas keamanan di TWCB, yang mengalami kerusakan.

Sementara itu, saksi mata Herdiana (24), mengaku mendengar suara ledakan dan kemudian mengecek dapur rumah ternyata tidak ada apa-apa. Namun terlihat asap hitam dari atas rumah. Kejadian itu juga diketahui oleh saksi Yanto (50) dan langsung menghubungi pemilik rumah Heri Prayoga.

“Mengetahui laporan kejadian itu, Heri Prayoga kemudian menghubungi Edy Kuncoro pensiunan polisi dan minta tolong untuk menghubungi Polsek Borobudur,” ujar AKP Marsodik.

Dari hasil penyelidikan, ditemukan lembaran kertas bertuliskan KPPS Desa Baturono Kecamatan Salam. Petugas juga mendapat informasi awal dari anggota Babinsa Koramil Ngluwar, bahwa memang Desa Baturono, Kecamatan Salam tiap tahun menerbangkan balon udara serupa serta beberapa informasi lainnya.

Dari informasi yang dikumpulkan mengarah pada terduga pelaku penerbangan balon udara.

Polsek Borobudur mendata kerugian materiil yang diderita korban yaitu tampungan/tandon air kapasitas 1.000 liter pecah, sebagian cor bangunan mengalami retak. Kemudian sejumlah genteng atap rumah bagian kamar utama dan dapur pecah.

Dari TKP, Petugas mengamankan sejumlah barang bukti antara lain Blengker balon diameter lebih kurang 2 meter, plastik balon udara. Kemudian pecahan genting, petasan yang belum meledak ukuran 2 – 10 cm sebanyak 25 biji, dan sisa selongsong kertas.

Kemudian pada Jumat (12/04/2024) pukul 22.00 WIB, Polsek Borobudur mengamankan dan memeriksa terduga pelaku di Mapolsek Borobudur didampingi Ketua Pemuda dan Perangkat Desa Baturono. Mereka  mengakui dan juga takut akan perbuatan serta akibat kejadian tersebut beruntung tidak menimbulkan korban jiwa

Dari keterangan terduga Pelaku diketahui balon diterbangkan pada  Jumat (12/04/2024) pukul 05.00 WIB di area persawahan barat Desa Baturono, Kecamatan Salam Kabupaten Magelang. Balon diterbangkan oleh 15 orang. Balon terbang selama kurang lebih 2 jam 30 menit dan menempuh jarak sekitar 18 km menuju arah Borobudur.

Terkait hal itu, mereka berkeinginan menyelesaikan perkara secara kekeluargaan. Setelah bermusyawarah, AS (26) ketua pemuda Baturono dan B (38) mewakili pihak Perangkat Desa Baturono Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

“Dari hasil musyawarah, kedua belah pihak sepakat untuk penyelesaian perkara dengan cara mengganti kerugian materi Korban sebesar Rp 5.000.000 dan juga membuat surat pernyataan bermeterai, disaksikan pihak pemerintah desa dan kepolisian,” pungkas AKP Marsodik. (Muz)