Isi Jamdan, Dandim 0734/Kota Yogyakarta Minta Prajurit Harus Kompak

OKEBUNG | Sejak dilantik beberapa hari lalu sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0734/Kota Yogyakarta, Letnan Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian, S.Sos mengawali tugasnya dengan memberikan Jam Komandan (Jamdan) perdana kepada seluruh prajurit dan PNS Kodim 0734/Kota Yogyakarta.

Acara Jam dan dilaksanakan di Aula Amarta, Makodim 0734/Kota Yogyakarta Jalan AM Sangaji, Jetis, Kota Yogyakarta, Selasa (24/1/2023).

Menurut Dandim 0734/Kota Yogyakarta, prajurit Kodim 0734/Kota Yogyakarta harus responsif, adaptif, profesional, bertahta di hati rakyat, berbudaya mengawal NKRI serta dapat menjaga nama baik diri, keluarga dan satuan.

“Responsif diartikan dengan cepat melaksanakan tugas yang diberikan serta peka dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

“Adaptif yaitu mudah menyesuaikan diri dengan perkembangan situasi, profesional yakni setiap prajurit melaksanakan tugas dengan baik karena memiliki kemampuan dan keahlian,” tambah Dandim.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai aparat kewilayahan, dalam bertugas tentu bersentuhan langsung dengan masyarakat. Terkait hal itu, Dandim berharap seluruh anggota tidak salah dalam mengambil langkah dan tindakan.

“Untuk itu saya tekankan kepada seluruh prajurit untuk tetap berpedoman pada tiga metode Binter dalam setiap pelaksanaan tugas pokok di lapangan,” tegas Dandim.

Dengan metode Binter tersebut, Dandim mengajak kepada seluruh prajurit agar dalam pelaksanaan tugas pokok sehari-hari senantiasa bertindak secara persuasif, simpatik dan tetap bersama dan terus berkoordinasi dengan komponen terkait lainnya.

Dandim 0734/Kota Yogyakarta mengisi jam komandan pertama sejak dilantik sebagai Dandim. (Ft. Kur/Muz)

Dalam menjaga nama baik diri, keluarga dan satuan, Dandim menyampaikan agar para prajurit bijak dalam penggunaan media sosial. Media sosial digunakan sebagai media untuk mempermudah komunikasi dalam kegiatan dan tidak digunakan untuk hal-hal yang negatif.

Kepada jajaran, Dandim juga tidak banyak menuntut. Kerja seperti biasanya, namun tetap mengacu kepada tiga hal yaitu Kerja Tuntas, Moril Tinggi dan Tetap Kompak.

“Yang terpenting bekerja secara terukur dan memiliki target sehingga seluruh program kerja dapat dilaksanakan secara maksimal dan optimal dan yang terpenting tetap dilandasi doa dan ibadah dalam setiap melaksanakan tugas,” tutup Dandim. (Kurnia/Muiz)