Jaga Kamtibmas, Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan Laksanakan Komsos Dengan Tukang Ojek

Korem 02213 Dilihat

Asahan  |  Babinsa menghimbau para tukang ojek agar fokus bekerja mencari nafkah dengan baik hindari permasalahan dan pertikaian yang berpotensi memicu konflik di wilayah binaannya, maka dari itu seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 10/Sei Kepayang jajaran Kodim 0208/Asahan Serka JH Lubis turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama dengan warga  pekerja ojek yang mangkal di bengkel Bapak Sangkot guna mencari  dan mendapatkan Informasi di wilayah tugas Babinsa yang merupakan bagian dari Deteksi dini dan cegah dini guna melaksanakan tugas Babinsa secara langsung dengan warga desa binaan untuk mencapai tugas pokok Babinsa secara maksimal, bersama dengan Bapak Husin, Bapak Rustam dan Bapak Saiful Anwar, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Desa Sei Jawi-Jawi Dusun 3 Kecamatan Sei Barat Kabupaten Asahan, Senin (23/01/2023).

Pada kesempatan tersebut Babinsa Serka JH Lubis mengatakan, bahwa dalam kegiatan komsos ini kita menghimbau Bapak Sumadi dan Bapak Luqman yang bekerja sebagai tukang ojek untuk selalu mematuhi tata tertib lalu lintas dengan memakai helm dan tidak menerobos lampu merah. “Selain itu, kita juga mengingatkan agar para driver selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan menjaga keselamatan penumpang selama dalam perjalanan di jalan raya,” ucap Babinsa Serka JH Lubis.

Babinsa memberikan pandangan yang positif tentang pentingnya menjaga Kamtibmas kepada tukang ojek di pangkalan ojek, terkait dengan adanya konflik antar kampung maupun suku yang terjadi di wilayah Maluku dan di wilayah lainnya yang viral di media dan berita beberapa waktu lalu, adalah pembelajaran untuk kita akan pentingnya upaya pencegahan agar tidak terjadi kejadian yang serupa di wilayahnya, ujar Babinsa Serka JH Lubis.

Dalam kegiatan komsos tersebut Babinsa juga mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi dan termakan isu miring yang belum tentu dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya yang secara otomatis sudah pasti dapat merugikan warga, tutupnya.