Kenang Pertempuran Laut Aru, Prajurit Brigif 2 Marinir Peringati Hari Dharma Samudera Tahun 2024

Marinir, TNI AL384 Dilihat

Okebung

TNI AL, Dispen Kormar (Sidoarjo). Komandan Kompi Markas Brigif 2 Marinir Mayor Marinir Imam Agus Muhaimin selaku inspektur upacara memimpin upacara memperingati Hari Dharma Samudera tahun 2024 di lapangan apel Kesatrian Marinir R. Suhadi Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Senin (15/01/2024).

Peringatan Hari Dharma Samudera tahun 2024 tersebut diikuti prajurit Kima Brigif 2 Marinir, Yonif 1 Marinir dan Yonif 3 Marinir, dengan Komandan Upacara Lettu Marinir Arief Darmawan.

Dalam amanatnya yang dibacakan Komandan Kompi Markas Brigif 2 Marinir, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal)  Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa sejak Negara Kesatuan Republik Indonesia diproklamasikan, kesadaran akan kedaulatan wilayah laut sudah terpatri dalam sanubari para pendiri bangsa. Laut merupakan media pemersatu wilayah kepulauan yang di dalamnya terkandung sumber kekayaan alam dan tempat penghidupan  untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa. Oleh karena itu, kedaulatan wilayah laut harus ditegakkan meski harus dibayar dengan pengorbanan jiwa dan raga.

Disampaikan juga bahwa pada masa perang kemerdekaan, keterbatasan Alutsista bukan menjadi halangan bagi para prajurit Jalasena untuk mempertahankan integritas wilayah laut dari ancaman angkatan laut musuh. Pada puncaknya, pertempuran  laut  Arafuru  15  Januari  1962,  menjadi coretan tinta emas dalam lembar sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Pekik “Kobarkan semangat pertempuran !!!” yang digaungkan Komodor Yos Sudarso, menggambarkan heroisme para pahlawan sebagai pelopor semangat mewujudkan kemerdekaan bangsa.

“Peristiwa heroik tersebut bukan hanya sekedar peringatan sejarah, melainkan perwujudan semangat rela berkorban,” tegas Kasal.

Pada kesempatan tersebut Kasal menekankan kepada seluruh  prajurit Jalasena untuk dapat mengaktualisasikan nilai- nilai patriotisme, kejuangan, kepahlawanan dan kepemimpinan yang telah diwariskan oleh para pahlawan, sebagai landasan utama dalam menjawab setiap tantangan yang semakin kompleks di era digitalisasi sekarang ini.