Ketua Persit Koorcab Rem 081 Beri Arahan Kepada Istri Prajurit Yonif 511/DY

Kodam Brawijaya25 Dilihat

OKEBUNG | Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 PD V/Brawijaya Ny. Elsye Deni Rejeki memberikan arahannya kepada para istri prajurit Yonif 511/DY yang saat ini tengah ditinggal tugas suaminya melaksanakan tugas negara sebagai Satgas Pamtas RI-Papua Nugini di Merauke.

Di awal arahannya, Ketua Persit mengajak mereka untuk bersyukur karena telah diberikan kesehatan. “Alhamdulillah sampai saat ini kita diberikan kesehatan dan semoga keluarga kita semua termasuk bapak-bapaknya yang sedang tugas juga diberikan kesehatan di tempat tugas,” kata Ketua Persit di Yonif 511/DY, Blitar, Rabu (9/11/2022).

Sebagai istri prajurit, dirinya mengajak untuk bangga, karena suaminya sedang melaksanakan tugas sebagai ksatria bangsa untuk menjaga perbatasan wilayah RI-Papua Nugini.

Lebih lanjut, dirinya pun mengingatkan tugas mereka sebagai istri yang ditinggal tugas oleh suami. “Ibu-ibu di rumah menjaga anak-anak, menjaga harta suami dan mengurus rumah tangga. Itu juga bernilai ibadah, seperti bapak-bapaknya dengan pengabdian sebagai prajurit menjaga keamanan wilayah NKRI,” bebernya.

“Kita samua pernah di Batalyon. Selama suami dinas luar atau tugas operasi, kita isi dengan hal-hal positif. Seperti dengan merawat toga atau mengikuti kegiatan Persit.”

“Selama suami-suami kita bertugas kita mengerjakan pekerjaan rumah sendiri, sehingga kita termasuk istri yang hebat, istri yang mandiri dan bisa menjadi Bapak sementara bagi anak-anak kita di rumah,” ujarnya.

Mengenai tanggung jawab dalam menjaga anak-anak, Ketua Persit mengingatkan bahwa, anak-anak adalah aset mereka dan aset negara sebagai generasi penerus. Untuk itu perlu mengajarkan kepada anak-anak, supaya dapat belajar dengan sungguh-sungguh untuk menggapai cita-citanya.


Selama ditinggal tugas suaminya, Ketua Persit meminta kepada mereka agar tidak aneh, serta fokus untuk mendidik dan membesarkan anak-anak.

“Saat suami bertugas di daerah operasi seperti saat ini, mau tidak mau peran kita ganda, ya sebagai ibu rumah tangga dan sekaligus menggantikan peran sebagai bapak untuk mendidik dan mengarahkan anak-anak kita,” terangnya.

Sebagai sesama Persit, dirinya pun mengingatkan, agar saling peduli di antara mereka. “Kita di Batalyon ini adalah satu keluarga. Contohnya ibu Agus yang sempat sakit dan diinfus di rumah. Alhamdulillah tetangga kanan kirinya yang membantu mengurus rumah tangga, mulai dari masak, membersihkan rumah dan ngurus anak-anak. Kebersamaan dan kepedulian seperti inilah yang perlu kita contoh dan pelihara,” jelasnya.

Di ujung arahannya, Ketua Persit berpesan untuk terus menjaga kebersihan dan lingkungan supaya tidak terjadi demam berdarah dan selalu berdoa untuk keselamatan suaminya yang sedang bertugas. (Muz)