Kodim 0709/Kebumen Gelar Upacara 17-an

OKEBUNG | Kodim 0709/Kebumen menggelar upacara bendera 17 Januari 2023, guna mengenang jasa para pahlawan dan bentuk penghormatan kepada para pendahulu, yang telah berjasa memproklamasikan NKRI.
Upacara dilaksanakan di lapangan apel Makodim 0709/Kebumen, Jalan Kebumen Raya, Sawahan, Ketraman, Adikarso, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (17/1/2023).
OBertindak selaku Inspektur Upacara, Danramil 19/Kuwarasan, Kapten Inf Nurharkanca, Komandan Upacara Danramil 02/Gombong Kapten Czi M. Sukriadi.
Sedangkan petugas upacara lainnya seperti pembaca pembukaan UUD 1945 Serka Mulyadi Babinsa Koramil 16/Petanahan, pengucap Sapta Marga Serda Amin Babinsa Koramil 16/Petanahan dan pembaca Korps Prasetya Korpri PNS Suryanto.
Danramil 19/Kuwarasan, Kapten Inf Nurharkanca membacakan amanat Panglima TNI. Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan mengingat masih dalam suasana Natal dan tahun baru, ia mengucapkan selamat Natal bagi rekan-rekan yang beragama Nasrani, dan selamat tahun baru 2023 untuk seluruh prajurit TNI.
Dikatakan oleh inspektur upacara, melalui amanat Panglima TNI situasi dan kondisi di lingkungan strategis saat ini terus berkembang dengan cepat, dinamis, dan penuh dengan ketidakpastian. Hal ini telah memunculkan beragam spektrum ancaman baik ancaman militer, ancaman non-militer, maupun ancaman hibrida yang berpotensi mengganggu kedaulatan dan keutuhan NKRI, serta keselamatan segenap Bangsa Indonesia.
Tantangan yang dihadapi Bangsa saat ini sangatlah beragam dan kompleks. Pandemi Covid-19 masih menyisakan permasalahan berupa krisis ekonomi dan inflasi di tengah masyarakat. Kondisi keamanan dan ketenangan masyarakat.
“Perlu kita ketahuilah, kita akan dihadapkan dengan tantangan penyelenggaraan pesta demokrasi berupa pemilu dan pilkada serentak pada tahun 2024,” ujar Kapten Inf Nurharkanca menyampaikan amanat Panglima TNI.
Menyikapi beragam kondisi dan tantangan yang dihadapi bangsa tersebut, sambung Panglima TNI, TNI sebagai alat utama pertahanan negara harus terus hadir untuk berperan aktif sesuai dengan fungsi dan tugas pokok TNI yang telah diamanatkan oleh Undang-Undang.
Sebagai garda terdepan dan benteng terakhir NKRI, TNI harus mampu membantu mengatasi kesulitan dan permasalahan yang dihadapi bangsa.
Untuk mewujudkan visi tersebut, saya akan memberikan penekanan berupa perintah harian kepada seluruh Perwira, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil TNI sebagai pedoman dalam berdinas dan bertugas sehari-hari sebagai berikut:
Pertama, pengabdian kalian kepada NKRI harus tulus ikhlas dilandasi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta teguh berpedoman pada Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI.
Kedua, tingkatkan kualitas sumber daya prajurit agar menjadi prajurit yang profesional, tangguh, bermoral, berdedikasi, dan mempunyai loyalitas tinggi serta bermental Sapta Marga.
Ketiga, pertajam naluri tempur dan kemampuan dalam pelaksanaan tugas operasi gabungan. Perkokoh soliditas antar satuan TNI dan perkuat pula sinergisitas TNI dengan Polri serta dengan elemen pemerintah dan lembaga lainnya.
Keempat, TNI harus menjadi pengayom dan membantu kesulitan rakyat guna memberikan rasa aman dari segala bentuk ancaman. Kehadiran setiap prajurit TNI harus membawa manfaat bagi masyarakat sekitarnya.
Kelima, wujudkan reformasi birokrasi di lingkungan dan kultur organisasi TNI agar TNI menjadi instansi yang bersih, bebas korupsi dan semakin dicintai rakyat.
Keenam, tanamkan nilai-nilai keprajuritan serta junjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, dan jaga selalu netralitas TNI. Para Panglima, Komandan, dan Kasatker bertanggung jawab dalam pembinaan dan berikan tauladan yang baik.
Ketujuh, stop aksi arogansi prajurit TNI, kalian harus tegas namun tetap harus humanis dan disegani. Dengan pendekatan humanis maka kalian akan bisa merebut simpati rakyat dan mendapatkan tempat istimewa di hati mereka.
Para prajurit sekalian yang saya
banggakan dimanapun berada dan bertugas, Selamat bertugas dan jadilah prajurit profesional yang humanis.
“Ingatlah selalu petuah Jenderal Besar Soedirman, yakni tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih
dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu,” imbuhnya. (Pendim0709/Kbm)
Editor : Muiz