Lewat Latih PBB Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan Tanamkan Disiplin Kepada Siswa-siswi SMP Negeri 1

Tanjung Balai  |  Dalam rangka untuk membentuk sikap, kedisplinan, kekompakan, loyalitas dan kepedulian, rasa persatuan dan rasa tanggung jawab sejak dini adalah bagian dari bentuk keperdulian Babinsa Jajaran Kodim 0208/Asahan dengan memberikan pelatihan dasar Peraturan Baris Berbaris, dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 09/Tanjung Balai jajaran Kodim 0208/Asahan Serda Erik Silalahi turun kewilayah binaan untuk melaksanakan pengenalan dan pelatihan PBB (Peraturan Baris-Berbaris) kepada anak-anak SMP Negri-I guna menambah wawasan kebangsaan dan meningkatkan kedisiplinan terhadap murid sekolah menengah pertama baik kelompok ataupun perorangan sedini mungkin, bersama dengan Bapak Sharul S pd Guru Olah Raga dan Siswa/i SMP N-1, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Lapangan Sultan Abdul Jalil Jalan Pahlawan Kelurahan Pantai Burung Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai, Senin (01/04/2024).

Kegiatan PBB yang berguna untuk melatih pembentukan watak para Siswa-siswi serta melatih fisik dan menanamkan sikap disiplin dan patriotism, dengan turun kewilayah binaan untuk melaksanakan melatihkan baris berbaris agar siawa mengerti/memahami Peraturan baris berbaris, Pelatihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) sebagai wujud latihan fisik guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya sikap dan perilaku seseorang agar memiliki disiplin yang tinggi. Disinilah langkah awal bagi anak-anak sekolah untuk mengenalkan kedisplinan dan suatu latihan awal untuk membela Negara, terang Babinsa Serda Erik Silalahi.

Dengan dilatihkannya PBB kepada siswa-siswi diharapkan dapat mengerti maksud dan tujuan dari pelatihan PBB tersebut sehingga nantinya mampu menerapkannya disekolah maupun dilingkungan tempat tinggal masing-masing. PBB juga memiliki manfaat yang sangat berguna bagi anak-anak sekolah yaitu melatih daya konsentrasi, mendorong belajar tentang solidaritas tim, belajar mendengar dan patuh serta belajar untuk diam dan mengatur emosi. Tidak menutup kemungkinan pelatihan ini hanya diperuntukan bagi siswa saja, akan tetapi bagi para guru-gurunya. Karena terbukti pada saat pelaksanaan PBB masih ada guru yang bertanya tentang tata cara PBB tersebut. Latihan PBB ini sudah rutin dan terjadwal, terang Babinsa Serda Erik Silalahi.