Marsekal M.Tonny Harjono KASAU Termuda Mahir Terbangkan Pesawat Tempur Pernah Melakukan Intercept 5 Pesawat F-18 Hornet US Navy Memasuki Wilayah Indonesia Tanpa Izin

Headline, TNI AU2042 Dilihat

JAKARTA|
Marsekal Mohamad Tonny Harjono,pria kelahiran 4 Oktober 1971 silam mahir dan piawai dalam menerbangkan pesawat tempur akhirnya dilantik Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo sebagai Kepala Staf TNI AU (Kasau) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/4/2024).

Jenderal bintang empat yang mahir terbangkan pesawat tempur ini adalah seorang Perwira Tinggi TNI Angkatan Udara lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1993.

Adapun pesawat tempur yang pernah dipiloti Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono diantaranya Pesawat jenis Hawk MK-53, F-16 Fighting Falcon, Sukhoi 27 dan Sukhoi 30.

Berikut sepak terjang Marsekal M Tonny Harjono dalam menjaga langit NKRI dalam berbagai peristiwa penting, mulai dari aksi heroik F-16 di Bawean tahun 2003 hingga kemegahan Sukhoi di langit Halim Perdanakusuma.

Pada 3 Juli 2003, saat Marsekal M Tonny Harjono menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi,pria yang mengawali karier du Skadud 3 Lanud Iswahyudi pernah memimpin dua pesawat F-16 untuk mencegat lima F-18 US Navy yang memasuki wilayah udara Indonesia tanpa izin di Kepulauan Bawean.

Dibawah kepemimpinan elang muda TNI AU ini akhirnya berhasil menggagalkan dengan melakukan intercept pesawat F-18 Hornet US Navy yang membuat kelima pesawat AS tersebut kembali ke kapal induk. Keberanian dan kesiagaannya dalam menjaga kedaulatan negara menjadikannya pahlawan bagi rakyat Indonesia.

Lalu pada tahun 2009, Tonny Harjono kembali menunjukkan keahliannya dalam menerbangkan pesawat tempur canggih Sukhoi SU-30 MK2 dengan melakukan demonstrasi aerobatiknya di langit Halim Perdanakusuma yang memukau para penonton karena menunjukkan kekuatan TNI AU yang semakin modern.

Selama berkarier di TNI AU, Tonny mendapatkan 8 penghargaan, seperti Satyalancana Wira Nusa dan Satyalancana Wira Siaga.

Selain itu Tonny Harjono juga sangat peduli dengan sesama. bersama Palaksara 93, Tonny kerab menggelar aksi sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat, baik masyarakat yang berada dibsekitar Markas TNI AU Halim Perdanakusuma bahkan hingga masyarakat yang berada disekitar wilayah Pendidikan TNI AU Bandung.

Bahkan kegiatan Aksi Sosial dengan menggelontorkan sumbangan berbagai kebutuhan pokok saat terjadi bencana alam, seperti aksi sosialnya terhadap korban bencana gempa Garut dan bencana korban banjir di sejumlah daerah.

Berikut karier dan pendidikan M Tonny Harjono, jebolan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1993.

Setelah menyelesaikan pendidikan di AAU TNI, Tonny mengawali penugasannya sebagai perwira penerbang (Pa Pnb) Skadud 3 Lanud Iswahyudi.

Kemudian,Marsekal Tony sempat menduduki posisi lain seperti Kasubsi Peta/Albanav Silat Dispos Skadud 3 Lanud Iswahyudi, Kasi Spes Diops Skadud 3 Lanud Iswahyudi.Marsekal Tony juga pernah menjabat Pa Instruktur Pnb Wingdik Terbang Lanud Adi Sutjipto.

Selanjutnya pada tahun 2009, Marsekal Tony ditunjuk sebagai Danskadud 11 Lanud Sultan Hasanuddin sampai 2011.Kemudian, dipercaya menjabat Danlanud Timika hingga Kadisops Lanud Sultan Hasanuddin.

Karier penerbang pesawat tempur tersebut semakin cemerlang sehingga ditunjuk menjadi ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2014.

Dari ajudan Presiden, Marsekal Tony beralih menjadi Danlanud Adi Soemarmo pada 2016 dan pada Tahun 2018,Marsekal Tonny Harjono diangkat menjadi Danlanud Halim Perdanakusuma.Selanjutnya pada tahun 2020, Marsekal Tonny ditugaskan menjadi Staf Khusus KASAU.

Kemudian, menjabat Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Presiden Jokowi hingga Komandan Kodiklatau.

Pendidikan Militer
– Akademi Angkatan Udara (AAU) (1993)

– Sekbang (1996)
– Konversi F-16 Fighting Falcon (1997)

– Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (SEKKAU) pada 2002

– SIP TNI-AU (2004)

– KONVERSI KT-1 (2005)

– Pendidikan Konversi Pesawat Sukhoi (2006)

– Seskoau (2008)

– PPRA Lemhannas (2020)

# Karier Militer#

Pa Pnb Skadud 3 Lanud Iswahyudi (1993)

– Kasubsi Peta/Albanav Silat Dispos Skadud 3 Lanud Iswahyudi

– Kasi Spes Diops Skadud 3 Lanud Iswahyudi

– Pa Instruktur Pnb Wingdik Terbang Lanud Adi Sutjipto
. Danskadud 11 Lanud Sultan Hasanuddin (2009-2011)

– Danlanud Timika

– Kadisops Lanud Sultan Hasanuddin

– Dan Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin (2013-2014)

– Ajudan Presiden RI (2014-2016)

– Danlanud Adi Soemarmo (2016-2018)

– Danlanud Halim Perdanakusuma (2018-2020)

– Staf Khusus Kasau (2020)

– Sesmilpres (2020-2022)

– Dankodiklatau (2022)

– Pangkoopsudnas (2022-2023)

– Pangkogabwilhan II (2023- 2024)

Red/suaraonline