Mengenal Prajurit TNI Kodim Magelang yang Menyelamatkan Anak Kecil dari Sumur TWC Borobudur

OKEBUNG | Anggota Prajurit TNI dari Kodim 0705/Magelang, yang menyelamatkan anak kecil yang tercebur dalam sumur di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ternyata bukan orang sembarangan.

Aksi tiga prajurit TNI inipun viral di media sosial dan menuai pujian banyak netizen. Saat para prajurit ini menyelamatkan seorang anak dari dalam sumur hanya menggunakan selang air sepanjang kurang lebih 15 meter.

Publik pun bertanya-tanya, gerangan siapa sebenarnya anggota TNI AD yang sudah menyelamatkan nyawa seorang anak asal Wonosobo, Jateng itu?

Jurnalis portal berita militer okebung.com yang mencoba mencari tahu ketiga prajurit yang sedang viral dan mendapat pujian masyarakat atas aksinya itu, kini terungkap.

Ditemui di Makodim Magelang, ketiga prajurit tersebut rupanya baru tiga bulan berdinas di satuan itu. Sebelumnya para prajurit TNI AD berasal dari satuan batalyon.

Ia Serda Rahman salah satunya yang berinisiatif masuk ke dalam sumur untuk mengevakuasi anak nahas itu. Serda Rahman kelahiran Bulu Kumba, Sulawesi Selatan ini sebelumnya dinas di Satuan Yonarmed 3/105 Trk/Naga Pakca.

“Setelah saya ikut Secabareg, baru sata pindah ke Kodim Magelang,” ujarnya kepada okebung.com.

Sedangkan temannya yakni Serda M Subadar pernah dinas di Batalyon 755/Yalet. Setelah lulus Sekolah Caba Reg 2018, ia lalu pindah tugas dan dinas di Secaba Rindam XIII/Merdeka sebagai pelatih.

Hal serupa dengan Serda Wahyu Aji Riansyah. Saat mulai dinas di dunia militer pada tahun 2009, ia tugas di Kompi Kaveleri (Kikav) 2/JRT Yogyakarta.

Ketiga prajurit ini, sedang menunaikan tugas perbantuan pengamanan Nataru di kawasan TWC Borobudur. Saat peristiwa itu merupakan hari terakhir pelaksanaan Pam Nataru.

“Hari itu Minggu, (1/1/2023) terakhir kami Pam Nataru. Dan, kejadiannya sekitar pukul 14.30 WIB,” kata Serda Rahman.

Menurut Rahman, sebelum kejadian, korban bersama rombongannya ke kamar kecil untuk keperluan buang air kecil (BAK). Nahas dialami korban, didekat kamar kecil (WC) ia menginjak penutup sumur dan langsung tercebur ke dalam.

“Kami dengar ada suara teriakan minta tolong, langsung kami lari ke lokasi teriakan. Karena kita ingin menyelamatkan si anak ini, tanpa pikir panjang ambil tindakan langsung masuk ke dalam sumur menggunakan selang air,” jelasnya.

Keputusan tiga prajurit dalam membantu masyarakat, bisa menjadi inspirasi bagi prajurit lainnya. Atas prestasinya dalam membantu rakyat, ketiganya pun diganjar penghargaan oleh Dandim 0705/Magelang sebagai pimpinannya di Kodim Magelang, Letkol Arm Rohmadi. (Muz)