Monitor Perkembangan Cabai Merah, Babinsa Ingatkan Petani Agar Melakukan Pengendalian OPT Secepat Mungkin

TNI Polri188 Dilihat

OKEBUNG|
Serda Irwandi Babinsa Nagari Sako Selatan Pasia Talang Koramil 03/Sungai Pagu Kodim 0309/Solok, bersama warga binaan bapak Syafri Joni melaksanakan kegiatan Program Pemberdayaan Prajurit dan Masyarakat Produktif dibidang pertanian yaitu tanaman cabe merah keriting.

Giat dilaksanakan pembersihan tanaman cabe dan pengecekan perkembangan tanaman cabe yang baru berumur 3,5 bulan, dengan luas lahan 20 x 30 M. Bertempat di Jorong Lolo Kaciak Nagari Sako Selatan Pasia Talang, Kec. Sungai Pagu, Kab. Solok Selatan. Sabtu, 03 November 2022.

Cabe merah merupakan salah satu komoditas pertanian paling atraktif. Pada saat-saat tertentu, harganya bisa naik berlipat-lipat. Pada momen lain bisa turun hingga tak berharga. Hal ini membuat budidaya cabe merah menjadi tantangan tersendiri bagi para petani.

Babinsa mengatakan, dengan intensitas hujan yang sering terjadi saat ini memang sangatlah membantu para petani dalam menyirami tanaman mereka. Namun, hujan yang terlalu sering akan menyebabkan kelembapan yang membuat gulma perusak tanaman berkembang biak dengan cepat salah satunya ditanaman cabai.

“Musim hujan dapat mengundang hama dan gulma dengan cepat, sehingga saat musim hujan ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh petani saat merawat tanaman cabai. Seperti, menjaga kelembapan media tanaman dan pemberian nutrisi pada cabai harus terpenuhi agar cabai bisa tumbuh dengan subur,” ucapnya.

Lanjutnya, pada pemantauan yang dilakukan saat ini cabai merah mengalami daun tanaman mengeriting dan juga mengalami perubahan warna pada daun seperti menguning.

“Dengan mengontrol dan memonitor tanaman cabai dari serangan hama atau penyakit yang diakibat hujan yang sering terjadi beberapa minggu belakangan, Setelah mengetahui penyakit atau hama yang menyerang, Babinsa juga mengingatkan kepada petani agar harus dilakukan pengendalian secepat mungkin,” ungkapnya.