Optimalisasi TMMD Reguler 119 Kodim 0729 Bantul, DPMK “TNI Manunggal Air bersama Tim Pamaskarta”

Bantul – TMMD Reguler 119 Ta 2024 adalah suatu program terpadu antara TNI khususnya TNI AD dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah, seperti di Kabupaten Bantul yang sedang berlangsung dilaksanakan oleh Kodim 0729 Bantul bersama Pemkab Bantul. Tercintanya sinergitas antara Kodim 0729 Bantul bersama Pemkab Bantul dengan harapan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bantul juga akan meningkat. Selain sasaran pokoknya pembangunan fisik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bantul, melalui TMMD Reguler 119 Kodim 0729 Bantul ini bertujuan untuk pembinaan keamanan wilayah. Peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah masih perlu mendapat perhatian dari pemerintah karena secara umum masyarakat hidup dibawah garis kemiskinan dan sebagian besar tinggal di daerah pedesaan.

Mengingat betapa pentingnya program TMMD Reguler 119 sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat, membantu tugas pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan akselerasi pembangunan dan mengatasi masalah-masalah sosial serta meningkatkan kesejahteraan rakyat maka perlu adanya Optimalisasi dari staf terkait yaitu DPMK Kabupaten Bantul.

Seperti halnya kegiatan TMMD Reguler 119 ini dihadirkan program unggulan dari Bapak Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. dalam hal ini yang telah dilaksanakan oleh Bapak Dandim 0729 Bantul, Letkol Inf Muhidin, S.H. M.I.P selaku Dansatgas TMMD Reguler 119 Kodim 0729 Bantul Ta 2024. Dengan ini Dra. Sri Nuryanti, M. Si (Kepala Dinas PMK Kabupaten Bantul) setelah beberapa kali mengadakan rapat koordinasi bersama Dandim 0729 Bantul, memutuskan untuk memilih program unggulan Kasad yaitu “TNI Manunggal Air” yang hadir dalam bentuk pipanisasi ke rumah – rumah warga masyarakat di Dusun Tangkil, Kal. Muntuk & Dusun Salam, Kal. Temuwuh, Kap. Dlingo, Kab. Bantul.

Sesuai pasal 31 bumi dan air dikuasai negara maka pada saat ini betapa vitalnya kebutuhan air bersih utk warga masyarakat utk khususnya utk menjaga masyarakat dari kekurangan air bersih dan agar ibu hamil tdk melahirkan bayi stunting pemerintah daerah dalam hal ini DPMK Kabupaten Bantul bersama Kodim 0729 Bantul bekerjasama dengan Tim Pamaskarta yaitu Paguyuban Pengelola Air Minum Masyarakat Yogyakarta membangun beberapa titik air bersih dan sambungan rumah/pipanisasi.

Sebagai mana kita ketahui air merupakan kebutuhan pokok untuk semua makhluk hidup, karena air berperan penting dalam kelangsungan hidup. Semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan air yang aman dan layak dikonsumsi menjadi hal penting untuk diperhatikan karena ketersedian air yang layak dikonsumsi yang berkualitas dan terjamin kesehatanya semakin sulit didapatkan, khususnya di Kalurahan Muntuk dan Temuwuh dengan adanya pembangunan jembatan, drainase, talud, RTLH makan kedepan akan meningkatkan perekonomian begitu juga meningkatnya jumlah penduduk guna mengantisipasi kepadatan penduduk di wilayah tersebut yang menyebabkan kuantitas dan kualitas air mengalami penurunan yang cukup tajam dengan pipanisasi ini akan menghadirkan sumber air baku yang bersih dan sehat diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. “Program ini merupakan program utama TNI AD manunggal dalam mengentaskan masalah kebutuhan akan air bersih bagi masyarakat. Karena air bersih menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat,” ujar Sri Nuryanti.

Harapan dari Bapak KASAD semua warga masyarakat disetujui pelosok negeri bisa menikmati air bersih layak minum dan cukup utk kebutuhan sehari hariKegiatan pipanisasi yang dilaksanakan melalui TMMD Reguler 119 Kodim 0729 Bantul ini dengan ketersediaan kualitas air yang bersih mendukung sistem pengolahan lahan pertanian yang benar, sehingga kedepan penggunaan obat – obat pertanian terus diawasi agar tidak terjadi pencemaran lingkungan tentunya pipanisasi selain masuk dalam kegiatan khusus TNI Manunggal Air juga berperan dalam bidang pertanian yaitu TNI Manunggal Pertanian, dengan kegiatan ini diharapkan hasil yang dicapai oleh petani lebih baik dibanding hasil yang dicapai sebelumnya.

Lahan yang semula tidak produktif dengan adanya pinanisasi air bersih dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa diolah dengan harapan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya, misalnya pemanfaatan lahan gambut yang bisa dijadikan perkebunan tentunya kegiatan ini disamping dilakukan oleh TNI juga melibatkan departemen pertanian yang mempunyai tenaga ahli dibidangnya. “Sumber daya air sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat untuk dimanfaatkan dalam pertanian, peternakan, perdagangan, industri, rumah tangga dan aktivitas lingkungan lainnya” ungkap Sri Nuryanti.

Sementara itu Dandim 0729 Bantul, Letkol Inf Muhidin, S.H. M.I.P menyampaikan dalam pelaksanaan TMMD Reguler 119 Kodim 0729 Bantul juga menghadirkan Program TNI manunggal Air bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat serta untuk melestarikan lingkungan hidup dimana kelangkaan air saat ini sudah menjadi isu dan permasalahan yang harus diselesaikan. “Saya berharap TMMD Reguler 119 Kodim 0729 Bantul melalui program pipanisasi menyediakan fasilitas program air bersih TNI AD Manunggal air, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat dan setelah ini dibangun tahap selanjutnya mohon tetap dijaga serta dirawat agar penggunaan fasilitas air bersih dapat dirasakan semua elemen masyarakat,” jelasnya.

Dengan Program TNI Manunggal Air diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan terutama memudahkan masyarakat dalam mendapatkan air bersih serta bisa membantu mengurangi nilai stunting dengan cara memberikan bantuan melalui bakti sosial kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. “Berangkat dari kepedulian kepada masyarakat yang tinggal di wilayah yang rentan krisis air, Kodim 0729 Bantul hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mengatasi kesulitan dengan mencarikan solusi yang tepat,” pungkasnya.