Pangdam II/Swj : Jadi Prajurit Bukan Hanya Profesi Semata ,Jadilah Prajurit Profesional dan Kebanggaan Rakyat

LAHAT|
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Yanuar Adil melantik 124 Putra Sumsel menjadi Bintara Lulusan Secaba Prajurit Karier TNI AD TA 2023 Over Loop (OV) di Rindam II/Swj.

Hal tersebut disampaikan Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, S.T., M.M., dalam rilisnya, Secaba Rindam II/Swj, Lahat, Sumsel, Senin (29/01/2024).

Diungkapkan Kapendam, pelantikan 124 orang Bintara TNI AD oleh Pangdam II/Swj itu dilaksanakan di Rindam II/Swj.“Tepatnya di Satdik Bintara Rindam II/Swj, di Lahat,” ujar Sapta.

Pada acara itu, lanjutnya, tidak hanya dihadiri oleh para Pejabat Kodam II/Swj dan orang tua serta kerabat prajurit yang dilantik saja , namun juga dihadiri para pejabat dan tokoh masyarakat sekitar.

“Selain Irdam, Kapoksahli Pangdam dan para pejabat utama Kodam II/Swj juga di hadiri oleh orang tua maupun kerabat prajurit yang dilantik serta pejabat Forkopimda Muara Enim dan Lahat,” kata Sapta.

Pada acara pelantikan itu, lanjutnya, Pangdam juga mengambil sumpah 124 orang Lulusan Bintara tersebut termasuk berinteraksi dengan beberapa orang keluarga mereka.

“Panglima menanyakan perjalanan mereka hingga dilantik jadi prajurit serta mengecek apakah ada diantara mereka yang masuk jadi prajurit dengan cara membayar,” terang lulusan Akmil 1996 itu.

“Dari penyampaian beberapa orang tuanya mereka, untuk biaya yang dikeluarkan hanya untuk operasional pribadi anaknya atau tidak ada yang membayar atau menyogok jadi prajurit,” tandasnya.

Dari 124 Bintara yang dilanjut, Serda Charles Agantara menjadi lulusan terbaik.

“Serda Charles Agantara jadi lulusan terbaik, dan yang bersangkutan lulusan SMK Otomotif Sepeda Motor dan orang tuanya petani Kopi dan bersawah,” urai Sapta lebih lanjut.

Untuk diketahui, setelah menempuh pendidikan tahap pertama selama 5 bulan, para lulusan Dikmaba ini akan melanjutkan pendidikan tahap kedua yaitu kecabangan selama 3 bulan di Pusdik sesuai kecabangan masing-masing.

“Kepada mereka, Pangdam tegaskan bahwa jadi prajurit bukan hanya profesi semata namun juga jalur pengabdian selaku warga negara Indonesia,” katanya kemudian.

Pangdam juga mengingatkan, imbuhnya, setelah dilantik menjadi prajurit, agar menghindari setiap perbuatan yang melanggar norma keprajuritan.

“Senantiasa meningkatkan kualitas agar tumbuh menjadi prajurit yang profesional dan kebanggaan rakyat,” tegas Kapendam.

“Pangdam berharap para orang tua dan keluarga agar turut serta dalam memompa semangat pengabdian mereka agar dapat memberikan pengabdian yang terbaik,” tutup Kapendam.

Pendam Sriwijaya /Aan