Peduli Kesehatan Ibu, Balita Dan Lansia, Personel Jajaran Kodim 207/Simalungun Dampingi Pemberian PMT

Korem 02228 Dilihat

Simalungun | Atas kebijakan Kementerian kesehatan Republik Indonesia, salah satu cara untuk mengurangi anak Stunting yaitu dengan cara Pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak-anak yang kurang asupan makanan yang bergizi. PMT ini diberikan selama 90 Hari sekali yang diberikan kepada Warga yang mempunyai anak Stanting secara bertahap setiap 10 hari sekali, berupa makanan nasi kotak dengan menu telur, Sayur, Bubur kacang hijau dan buah Pisang.
Dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 09/Tiga Balata jajaran Kodim 0207/Simalungun Serda Eddy Siagian turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan pembagian makanan tambahan (PMT) kepada Balita, Ibu hamil, Ibu menyusui dan Lansia, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Kantor Pangulu Nagori Ujung Bondar Kecamatan Dolok Panribuan Kabupaten Simalungun, Sabtu (03/12/2022).
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut turut serta dihadiri oleh, PJ Pangulu Nagori Ujung Bondar diwakili oleh Sekdes Ibu Sariwaty Sirait, Babinsa Koramil 09/TB Serda Eddy Siagian, Ketua KPM Nagori Ujung Bondar Ibu Nurcahaya Sihombing, Ketua Maujana Bapak Arjun Sitinjak, Bindes Nagori Ujung Bondar Ibu Rohana Saragih Am Keb dan Seluruh Prangkat Nagori Ujung Bondar.
Warga penerima PMT(Pembagian Makanan Tambahan) yang berjumlah : 266 orang terdiri dari : Ibu menyusui : 17 org, Ibu Hamil : 9 org, Balita 6 bln s/d 1 thn : 13 org, Balita 1 thn s/d 3 thn : 58 org, Balita 3 thn s/d 5 thn : 69 org dan Lansia : 100 org, untuk Jumlah : 266 org.
Pada kesempatan tersebut Babinsa Serda Eddy Siagian mengungkapkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ini sangatlah penting untuk pemulihan gizi untuk anak-anak yang kekurangan gizi. Tujuan Kegiatan ini sangat penting sekali dalam rangka pencegahan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dan Balita. “Kita berharap semoga dengan adanya PMT ini dapat membantu memulihkan anak yang termasuk kategori stunting, kemudian kembali tumbuh sehat dalam masa pertumbuhannya. Dalam melaksanakan kegiatan ini tidak lupa juga mengedepankan Protokol Kesehatan,”pungkasnya.