Pendampingan Pembagian BLT-DD bulan Januari, Februari & Maret Dilakukan Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan

Asahan | Dalam rangka untuk meringankan beban masyarakat yang ada diwilayah, bantuan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah dengan sasaran masyarakat kurang mampu yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat, kehadiran Babinsa adalah untuk mempercepat proses penyaluran dan tepat sasaran berdasarkan data penerima serta memastikan situasi tetap aman, diharapkan masyarakat memanfaatkan setiap bantuan pemerintah dengan baik sesuai peruntukannya. Dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 16/Pulau Rakyat jajaran Kodim 0208/Asahan Koptu Hardianto turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan pendampingan Pembagian BLT-DD Bulan Januari, Februari dan Maret, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Desa Lobu Jiur Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan, Sabtu (16/03/2024).

Dalam pelaskanaan kegiatan pendampingan Pembagian BLT-DD Bulan Januari, Februari dan Maret tersebut turut serta dihadiri oleh, Kepala Desa Lobu Jiur Bapak Irwansyah Tambunan, Sekdes Lobu Jiur Ibu Bimbi Rizki Maulida, Pendamping Desa Bapak Saiful Hamzah SP, Bendahara Desa Bapak Eko Prayogi, Kepala Dusun 1-6 Desa Lobu Jiur dan Masyarakat Penerima BLT-DD Sebanyak 22 KPM.

Dengan melaksanakan pendampingan dan pengamanan kegiatan penyaluran bantuan social (Bansos) sembilan bahan pokok (Sembako) dengan tunai. Selain itu juga bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dari Dinas Sosial Kabupaten Asahan yang disalurkan oleh petugas kantor pos setempat kepada masyarakat, Babinsa mengatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan penyaluran bansos kepada masyarakat tersebut guna mendampingi dan mengawasi pembagian bantuan langsung tunai (BLT) sembako dan PKH Kemensos kepada masyarakat dengan tepat sasaran serta berlangsung dengan lancar dan aman. Bantuan beras tersebut merupakan bentuk perhatian dari pemerintah guna membantu masyarakat kurang mampu demi meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya, tentunya melalui bantuan tersebut dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari. Karenanya harus dipastikan penerima manfaat tidak menemui kendala atau permasalahan terkait penerimaan bantuan sosial pangan berupa beras ini. “Jika menemui persoalan bisa disampaikan langsung kepada aparat desa setempat,” tandasnya.