Pendidikan Pertama Bintara TNI AD 2022 dari Sumber Lintas Agama Dimulai

Kodam Diponegoro636 Dilihat

OKEBUNG | Pembukaan pendidikan pertama Bintara TNI AD tahun anggaran 2022 dari sumber lintas agama dan reguler wilayah Kodam IV/Diponegoro, resmi dimulai pada Jumat, (22/9/2022).

Hal ini ditandai dengan upacara pembukaan dipimpin oleh Wadan Rindam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Marwan Supriyanto, S.Sos selaku inspektur upacara di lapangan Tirta Pawitra Sari Secaba IV/Diponegoro, Kota Magelang, Jawa Tengah.

Pada pendidikan pertama Bintara ini diikuti sebanyak 148 siswa calon Bintara TNI AD terdiri dari 76 siswa dari lintas agama dan 72 siswa reguler.

Bertindak sebagai komandan upacara yakni Wadan Secaba Rindam IV/Diponegoro Mayor Inf Azis Yahya.

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Widi Prasetijono melalui amanatnya dibacakan oleh inspektur upacara mengucapkan selamat kepada para prajurit siswa yang telah lulus dan terpilih untuk mengikuti pendidikan

“Keberhasilan yang kalian capai merupakan buah manis perjuangan panjang yang wajib disyukuri dan dipertanggungjawabkan,” ujar Pangdam.

Rasa syukur dan pertanggungjawaban dimaksud kata Pangdam diwujudkan melalui keseriusan dan kesungguhan dalam mengikuti pendidikan nanti. Serta disertai tekad dan semangat yang kuat untuk dapat menyelesaikan seluruh program pendidikan yang telah dijadwalkan.

“Sebagai calon Bintara, mulai sekarang kalian harus belajar untuk mengenal bentuk kehidupan baru sebagai prajurit TNI AD. Kalian harus mengubah pola pikir dan tingkah laku kalian sesuai dengan kehidupan seorang prajurit, yang terikat dengan tradisi, aturan dan nilai-nilai yang penuh kedisiplinan,” jelas Pangdam IV/Diponegoro.

Dijelaskan Pangdam, seorang prajurit dituntut memiliki loyalitas dan kesetiaan kepada bangsa dan negara. Yang tak kalah pentingnya lagi ialah mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atasi kepentingan pribadi maupun golongan.

Olehnya itu, setelah selesai pendidikan, para siswa akan menjadi pemimpin satuan setingkat komandan regu yang memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup besar.

Terkait hal ini, para siswa dituntut memiliki kemampuan yang lebih baik di bidang pengetahuan umum maupun pengetahuan taktis dan teknis militer. Disampingi itu seorang Bintara sebagai tulang punggung satuan harus mampu menjadi sosok prajurit profesional dan dapat mencerminkan perilaku keteladanan bagi anak buahnya.

“Saya minta dari sekarang siapkan fisik dan mental yang kuat, agar tujuan pendidikan untuk membentuk prajurit siswa yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit menguasai pengetahuan dan keterampilan dasar prajurit dan golongan Bintara, serta memiliki kondisi jasmani yang samapta,” pesannya.

Sementara itu, hadir di pembukaan pendidikan ini yakni Waaspers Kodam IV/Dip, Letkol Inf Ali Mahmudi, Dansecaba Rindam IV/Dip, Letkol Inf Edy Lallo, Dansecata Rindam IV/Diponegoro, Letkol Inf  Suratman, SIP, Dandodiklatpur Rindam IV/ Diponegoro Letkol Inf Marolop Edison Bala Hutapea.

Selain itu, juga hadir Dandodikjur, Letkol Inf Asep Muhammad Nurjawali, Dandodik Belanegara, Letkol Inf Hariadi, S.Sos, dan para pejabat utama Rindam IV/Dip serta Wakil Ketua Persit KCK Cabang X PD Rindam IV/Dip. (Muis)

Editor : Muhammad