Perdana Bertugas di Makodim 0319 Mentawai, Dandim Cicipi Makanan Ciri Khas Bumi Sikerei “Toek”

OKEBUNG|
Pertama bertugas sebagai Dandim 0319 Mentawai, Letkol Inf Suirwan disuguhi makanan khas Mentawai Toek oleh prajurit. Dandim mencicipinya saat kunjungan Pangdam I BB di Makodim 0319/Mentawai, pada Senin (09/01/2022).

Pada kesempatan tersebut, Dandim menyebutkan, suguhan ini sangat spesial karena ini baru pertama dicicipi selama bertugas sebelumnya.

“Ini adalah bentuk perkenalan kita pertama bertugas di Kepulauan Mentawai, dalam hal ini makanan khas Mentawai Toek sungguh luar biasa”, ujar Dandim.

Dan juga dengan disuguhkanya makanan ini sebagai kedekatan kita kepada masyarakat dan memperat hubungan sesama anggota dan masyarakat, sambung Dandim.

“Saya bangga bisa mencicipi makanan ciri khas mentawai seperti Toek akan banyak lagi nantinya yang akan kita coba nikmati kedepannya. Kalau sudah di Mentawai, berarti kita siap menjadi orang Mentawai dan dapat mencoba hal hal baru”, ujar Letkol Suirwan.

Kedepannya, ini dapat meningkatkan semangat kepedulian dan kebersamaan kita mendekatkan diri kepada masyarakat Mentawai.

“Baru kali ini saya mencicipi makanan ciri khas orang Mentawai Toek, makanan ini, bentuknya dan rasanya juga bedah”, ujar Dandim.

Diketahui, Toek merupakan sejenis ulat yang berasal dari kayu Tumung (Mentawai). Biasanya masyarakat memanen Toek di sungai sungai. Dan Toek hidup dalam batang pohon yang direndam dalam sungai berbulan-bulan sampai batas waktu yang telah di tentukan.

Toek disebut sebut adalah makanan ekstrem bagi masyarakat luar, dan berprotein, karena biasa dimakan dalam keadaan hidup-hidup hanya setelah mencucinya dari kotoran kayu, yang hidup dalam di rongga-rongga kayu mengalami pembusukan secara alami.

Sementara dari bentuknya panjang dengan warna putih seperti cacing. Sebelum mencicipinya potongan kayu terlebih dahulu di belah kecil-kecil. Lalu Toek dicabut berlahan-lahan dari rongga-rongga kayu.

Toek dapat juga dimakan dengan air jeruk nipis atau air garam yang di campur dengan cabe rawit yang di sebut Anyang bagi masyarakat Mentawai.

Atau bisa juga diolah dengan cara di tumis. Menurut masyarakat Mentawai, Toek memiliki rasa manis dan tak perlu di takutkan apabila mengkonsumsinya.