Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Lanud Sam Ratulangi

TNI AU328 Dilihat

MANADO, LANUD SAM RATULANGI. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, keluarga besar Lanud Sam Ratulangi menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H/2024 M di Balai Prajurit Lanud Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Rabu (28/2/2024).

Mengawali acara ini, Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Ramot C.P. Sinaga, S.E., M.Han., dalam sambutannya yang dibacakan Kadispers Lanud Sam Ratulangi Kolonel Adm Endra Gunawan mengatakan bahwa peringatan Isra Mi’raj sebagai bentuk penghayatan iman di tengah perkembangan zaman yang terus terdigitalisasi.

“Momen yang tepat bagi kita semua untuk evaluasi diri, merenung, dan mengambil hikmah dari perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang luar biasa dengan mentaati setiap ajarannya,” ujar Kadispers Lanud Sam Ratulangi.

Dengan demikian, lanjutnya, keluarga besar Lanud Sam Ratulangi dapat memperkuat ikatan spiritual kepada Sang Pencipta, meningkatkan kualitas ibadah, serta memiliki tanggung jawab moral untuk mengaplikasi setiap ajarannya dalam perkataan dan perbuatan sehari-hari.

Bertemakan “Aktualisasi Nilai-Nilai Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Pengamalan Ibadah Di Tengah Terpaan Digitalisasi”, mengundang Bapak Ustadz H. Abdul Rahman Mahrus, M.A., LC., yang memberikan ceramah hikmah Isra Mi’raj dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Isra dan Mi’raj yang dilakukan Nabi Muhammad SAW, jelas Bapak Ustadz H. Abdul Rahman Mahrus, menjadi momentum untuk memperkuat keimanan dan keyakinan umat Islam melalui risalah dan ajaran yang dibawanya.

“Saat itu, Rasulullah Muhammad SAW mendapat perintah dari Allah untuk menjalankan shalat lima waktu. Peristiwa Isra Mi’raj merupakan dua perjalanan yang terjadi dalam satu malam, juga untuk memperlihatkan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah SWT,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Bapak Ustadz H. Abdul Rahman Mahrus, M.A., LC., mengajak untuk selalu menjalankan shalat lima waktu, ingat untuk beribadah kepada-Nya meskipun dalam terpaan digitalisasi.