Peringati ke-72 Tahun Penerangan TNI AD, Pendam IV/Diponegoro Doa Bersama dengan Insan Media

OKEBUNG | Lantunan ayat suci Alquran Surat Yasin, menggema di Kantor Penerangan Kodam (Pendam) IV/Diponegoro pada Jumat (13/1/2023) pagi.

Ya, pagi itu keluarga besar Pendam IV/Diponegoro mengelar acara syukuran dan doa bersama dengan awak media dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Penerangan TNI AD halaman kantor Pendam Kodam IV/Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah.

Syukuran HUT ke-72 Penerangan TNI AD yang digelar di Kodam Diponegoro dipimpin langsung Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Bambang Hermanto, SIP.

Acara syukuran dan doa bersama ini digelar secara sederhana diantaranya pembacaan Surat Yasin, doa dan potong tumpeng.

Namun menjadi istimewa pada acara tersebut karena pihak Pendam Diponegoro merayakannya bersama awak media, para Kapenrem jajaran Kodam Diponegoro serta pensiunan pegawai Pendam baik militer maupun PNS.

Hadir juga Ketua, pengurus dan anggota Persit KCK Ranting III Pendam IV/Diponegoro.

Saat membacakan sambutan Kadispenad Brigjen TNI Tamim Tohari, Kolonel Inf Bambang Hermanto mengucapkan terima kasih atas kerja keras, loyalitas, dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan sehingga Penerangan TNI AD dapat berperan aktif dalam meningkatkan citra positif TNI dan TNI AD di tengah masyarakat.

“HUT ke-72 kali ini, hendaknya memberi makan bagi kita untuk memperkuat komitmen pengabdian sebagai insan penerangan agar lebih siap menghadapi tantangan tugas yang lebih kompleks dan dinamis di masa akan datang,” ujar Kadispenad dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kapendam Kolonel Inf Bambang Hermanto.


Masih menurut Kadispenad dalam sambutannya, kompleksitas tantang yang dihadapi satuan penerangan mengharuskan bekerja secara kemitraan dengan Insan media dan kehumasan baik cetak, elektronik maupun online dan mengusung tema “membangun kepercayaan, menguatkan kemitraan,” katanya.

Perayaan HUT ke-72 Penerangan TNI AD kali ini diakui oleh Kapendam, bahwa sengaja digelar secara sederhana hanya syukuran dan doa bersama mengingat situasi Semarang dan sekitar, pasca bencana banjir masih belum pulih,” jelas Kolonel Inf Bambang. (Muz)