Perkuat Ketahanan Pangan di Intan Jaya Papua, Satgas Yonif PR 305 Kostrad Ngegas Buka Lahan

Kostrad435 Dilihat

OKEBUNG|
Mungkin ada yang bilang aneh atau mungkin juga sekedar omong besar. Tapi nyatanya, belum genap dua bulan di Intan Jaya, para Ksatria Tengkorak ngegass bekerja dan berbhakti dengan beragam kegiatan dalam satu waktu yang bersamaan, Intan Jaya, Papua. Rabu (9/10/2022).

Program Ketahanan Pangan yang awalnya difokuskan dalam bidang pengolahan lahan tidur, peternakan ikan dan peternakan ayam, saat ini sudah diperluas dengan kegiatan pengembangbiakan babi.

Disaat pekerjaan di sektor timur di Pos Koper belum selesai, Pos Bilogai yang berada di sektor barat tidak tinggal diam. Apalagi areal lahan tidur di sektor barat lebih luas. Bukan hanya jagung yang direncanakan ditanam di sektor barat.

Dansatgas Letkol Inf Ardiansyah alias Raja Aibon Kogila bahkan sedang berupaya mendapatkan bibit alpukat, yang nantinya akan disemai di pos-pos untuk kemudian ditanam di lahan-lahan yang disiapkan dan dibagikan untuk ditanam di kebun-kebun masyarakat.

Kegiatan yang dilakukan dirinya bersama anggota Satgas merupakan salah satu program dari enam program unggulan TNI AD dan juga sebagai implementasi mendukung program pemerintah pusat dan daerah dalam terwujudnya swasembada pangan nasional.

“Selain untuk meningkatkan kesejahteraan warga setempat, juga sebagai salah satu implementasi dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” pungkasnya.

Sementatara itu, Komandan Pos Koper Lettu Inf Abdul Basyir alias Bos Koper mengatakan, bahwa dengan perawatan secara rutin, kami targetkan akhir bulan Februari Lele dan Jagung bisa kita panen. Kalau ayam dan babi baru bisa terlihat hasilnya setelah enam sampai tujuh bulan ke depan.

“Kalau bibit Alpukat sudah ada, rencana kita semai di halaman depan dan bisa juga dibagi ke Pos-Pos lain,” tambahnya. (Penkostrad).