Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan Berada Disawah Bersama Petani Dukung Ketahanan Pangan Cek Hama Tanaman Padi

Kodam 1 BB7 views

Asahan  |  Pengecekan di lakukan secara bersama-sama oleh Babinsa dan petani ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan pada padi jenis ciherang tersebut apakah gabah yang dihasilkan sama bagusnya dengan jenis lain, yang mana jenis padi tersebut yang sering di gunakan oleh para petani karena sangat tahan terhadap serangan beberapa hama, Selain untuk melihat pertumbuhan tanaman padi pengecekan tersebut juga untuk memperkirakan hasil yang akan di peroleh untuk setiap hektarnya.

Kegiatan pendampingan ini sangat membantu petani dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah, sebagai seorang Babinsa harus selalu siap sedia membantu warga apalagi dalam kegiatan tanam padi dalam meningkatkan ketahanan pangan di wilayahnya, dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 11/Simpang Empat jajaran Kodim 0208/Asahan Serka Sutarno turun kewilayah untuk turut serta melaksanakan kegiatan pendampingan Hanpangan padi sawah, kegiatan pendampingan ketahanan pangan tanaman padi milik Bapak Warto seluas 10 rante, Babinsa memantau perkembangan tanaman padi dan membantu membersihkan rumput yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman padi, bersama dengan Bapak Warto dan Bapak Simanjuntak, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Dusun III Desa Sipaku Area Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan, Minggu (30/06/2024).

Petani sangat berterima kasih kepada Babinsa atas kepedulian TNI dalam pendampingan ketahanan pangan diwilayah desa binaan,dan salah satu bentuk kemanunggalan TNI kepada Rakyat. Adapun topik pembicaraan Tentang perawatan tanaman Padi yang berumur 2Minggu harus di pupuk dengan menggunakan pupuk Urea dan Phonska agar padi lebih cepat pertumbuhan Batang dan Daunnya sehingga hasilnya bisa maksimal sesuai yang di harapkan oleh Petani. Agar setiap melakukan penyemprotan hama pada fase padi fegetatif atau padi sudah keluar malainya ditambahkan pupuk MKP, agar pengisian bulir padi lebih berisi, bobotnya lebih sempurna sehingga panen lebih maksimal di lahan persawahan, Petani merasa senang dengan hasil padi yang sudah mulai tampak akan memperoleh hasil yang memuaskan karena jerih payah petani akan terobati bila melihat sawah yang begitu hijau dan tumbuh subur dan sebentar lagi akan keluar padi padinya, pendampingan yang selama ini kami lakukan tidak menjadi sia-sia bila kita mau bekerja dan sabar pasti akan menghasilkan buah yang baik imbuhnya.