Pimpinan Perguruan Pencak Silat Banten Kumpul di Grup 1 Kopassus, Ada Apa ?

Kopassus845 Dilihat

OKEBUNG|
Acara silaturahmi Grup 1 Kopassus dengan beberapa Perguruan Pencak Silat Banten, bertempat di Lapangan Hijau Grup 1 Kopassus, Sabtu 14 Januari 2023.

Kegiatan tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dan rakyat untuk bersama-sama dalam melestarikan seni dan budaya lokal Banten, serta sebagai upaya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Provinsi Banten.

Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana mengatakan, saya ingin berkolaborasi aktif dengan beberapa Perguruan Pencak Silat untuk menjaga kemampuan beladiri para prajurit agar mampu melaksanakan tugas dengan baik serta bersama-sama dengan para Jawara Banten dalam melestarikan seni dan budaya lokal Banten serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Provinsi Banten

Turut hadir para kasepuhan Padepokan Silat Banten dari berbagai aliran seni beladiri Banten, diantaranya H. Jamhari Sakti (selaku tokoh sesepuh pendekar Banten dan pimpinan Perguruan Pencak Silat Beru Sakti), H. Syafrudin Syafe’i (pimpinan Perguruan Pencak Silat Bandrong yang juga menjabat sebagai Walikota Serang), H. Muhammad Agus Hendy Hendrawan (selaku pimpinan Perguruan Pencak Silat Trumbu), H. Tubagus Arif Hidayat (selaku pimpinan Perguruan Pencak Silat TTKKDH.

“Semoga dengan adanya kegiatan silaturahmi antara Grup 1 Kopassus dengan Perguruan Pencak Silat ini dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat Banten, khususnya para Jawara Banten untuk ikut serta dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Provinsi Banten,” ucap Romel.

Sebelum mengakhiri sambutannya Komandan Grup 1 Kopassus mengingatkan kembali bahwa arti dan makna Jawara memiliki esensi yang sangat mendalam. Kata jawara merupakan akronim dari kata jagoan, wani/ berani dan ramah. Tentunya seluruh Pendekar agar terus mengimplementasikan arti dari kata tersebut dalam kehidupan sehari-hari dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Provinsi Banten.

Masing-masing Perguruan Pencak Silat tentunya juga memiliki jargon untuk menambah kebersamaan antar Pendekar, diantaranya:
– Perguruan Bandrong: Aje Kendor
– Perguruan Terumbu: Bangkit, Maju, Luar Biasa
– Perguruan TTKDH: Satu Talek, Satu Tekad, Satu Tujuan

“Saya sangat berterima kasih kepada Komandan Grup 1 Kopassus dan Kopassus, karena Provinsi Banten akan lebih dikenal di pelosok penjuru dunia terkait seni, budaya dan pencak silatnya. Pada dasarnya Banten punya warisan budaya yang begitu hebat akan seni beladiri. Kami siap untuk bersinergi dengan Grup 1 Kopassus,” kata Syafrudin.

Ikut serta memeriahkan acara tersebut penampilan tarian, pencak silat dan debus dari masing-masing perguruan baik Perguruan Pencak Silat Beru Sakti, Terumbu, Bandrong dan TTKKDH.

Grup 1 Kopassus bersama Jawara Banten siap melestarikan budaya dan menjaga stabilitas keamanan wilayah Provinsi Banten.