SENYUM KEIKHLASAN WUJUDKAN PEMBANGUNAN DAN BINTAHWIL

Oleh : Ryan Noer Sinaga

Terik matahari yang menyengat terus membakar semangat para lelaki tegap berpakaian loreng ditengah-tengah kehidupan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan jalan membantu pemerintah daerah (Pemda) dalam meningkatkan pembangunan wilayah.

Semangat membara terus berkobar tanpa kenal lelah,meskipun sebulan harus berpisah dengan keluarga di Bulan Suci Ramadhan,bagi prajurit TNI Tiga Matra (AD,AL dan AU) serta personel Polisi yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-119 Tahun 2024 Kodim 0208/Asahan Korem 022/ Pantai Timur Kodam I Bukit Barisan bukan masalah,semua itu dilakukan demi rakyat,demi mensejahterakan rakyat,demi membantu Pemda meningkatkan Pembangunan & demi Ibu Pertiwi menciptakan pertahanan wilayah yang kuat.

Para prajurit TNI Polri dibantu masyarakat tersebut sedang melaksanakan pengabdiannya untuk negara dan rakyat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 yang dilaksanakan Kodim 0208/Asahan di wilayah Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh. Kabupaten Batu Bara,Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Diwilayah yang sebagian besar penduduknya bertani dan berdagang tersebut Kodim 0208/Asahan mewujudkan impian masyarakat yang lama terpendam lewat program TMMD 119 berthemakan “Dharma Bhakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”,

Perlu diketahui bahwa Kabupaten Batu Bara memiliki 12 kecamatan,10 kelurahan, dan 141 desa dengan luas wilayahnya mencapai 904,96 km²

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batubara 2021, penduduk kabupaten ini pada tahun 2020 berjumlah 410.678 jiwa dengan kepadatan 454 jiwa/km2, dan pada pertengahan tahun 2023 berjumlah 453.887 jiwa.

Kabupaten Batu Bara merupakan pemekaran dari Kabupaten Asahan di mana tujuh kecamatan di Kabupaten Asahan dikurangi dan dipindahkan wilayahnya menjadi wilayah Kabupaten Batu Bara. Kabupaten ini terletak di tepi pantai Selat Malaka, sekitar 175 km selatan ibu kota Medan. Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Kabupaten Batu Bara termasuk ke dalam Karesidenan Sumatera Timur.

Disini sejak 20 Februari hingga 20 Maret 2024 ,seratusan personel TNI Polri dibantu warga masyarakat bahu membahu membangun infrastruktur dan membangun mental serta menambah wawasan masyarakat yang didominasi oleh etnis Melayu dan Suku Jawa.

Dikabupaten memiliki situs-situs bersejarah ,seperti situs sejarah Istana Niat Lima Laras, Mariam Kuala Indah, Istana Kedatukan Indrapura, Benteng Pertahanan Jepang, dan situs sejarah Makam Datuk Wan Alang, Mesjid Jamik, Mesjid AL Mukkaram, Mesjid Hasanah, Kantor Afdeling Batu Bara yang sekarang telah menjadi Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Batu Bara.

Dari sini bisa kita lihat bagaimana peranan masyarakat dan pemerintah dalam melestarikan situs-situs bersejarah yang ada di Kabupaten Batu Bara.Dari hasil penelitian tersebut maka dapat kita simpulkan bahwa situs-situs bersejarah yang ada di Kabupaten Batu Bara ini sangatlah penting untuk dilestarikan dengan baik supaya generasi yang akan datang bisa mengingat serta merasakan bagaimana kehidupan masa lampau jika dilihat dari peninggalan situs-situs sejarah tersebut.Dengan adanya kegiatan TMMD 119 tersebut Kodim 0208/Asahan dan Pemkab mengangkat situs bersejarah agar kembali diingat para generasi penerus Bangsa Indonesia.

Melalui program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa ) ke 119 Kodim 0208/Asahan, dengan mengangkat Tema “Dharma Bhakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”. Diwilayah mendambakan jalan tersebut TNI,Polri dan Pemda serta masyarakat mengerjakan program sasaran fisik dan non fisik .

Untuk kegiatan sasaran fisik diantaranya,pekerjaan peningkatan ruas jalan menggunakan Cor Beton di Desa Simpang Gambus Kecamatan Lima Puluh sepanjang 825 Meter dengan lebar 3 Meter dan tebal 20 CM.

Sedangkan kegiatan rehab Mushollah Al’Falah di Jln. Lintas Sumatera Dusun VIII Simpang Gambus, dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) di Dusun VI Desa Simpang Gambus.

Kemudian sasaran kegiatan non fisik diantaranya, penyuluhan Mitigasi Bencana,penyuluhan Masuk Prajurit, penyuluhan Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme,penyuluhan Bela Negara, penyuluhan Wawasan Kebangsaan,penyuluhan KB Kesehatan, penyuluhan Peternakan, penyuluhan Kamtibmas,penyuluhan Narkoba, pertanian, penyuluhan Lingkungan Hidup, penyuluhan Hukum, penyuluhan Kerukunan Umat Beragam dan penyuluhan Posyandu, Posbindu PTM dan Stunting.

Dansatgas Letkol Inf Muhammad Bassarewan.S.Hub, Int menyampaikan ,kegiatan TMMD merupakan program terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah, bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan Daerah, dengan sasaran pokok peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan fokus pada pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan meningkatkan aksesibilitas serta kualitas pelayanan publik.

“Kegiatan lintas sektoral TMMD merupakan upaya kita bersama dalam melestarikan warisan budaya para pendahulu kita, yang selalu bekerja sama bahu membahu setiap elemen masyarakat dalam setiap kegiatan yang kita kenal dengan sebutan gotong royong. Alahmdulilah pekerjaan fisik dan non fisik seluruhnya tuntas,”jelas Dansatgas kepada awak media ini.

Masih kata Pamen yang sebelumnya pernah menjabat Danyonif 100/PS,meskipun harus berjuang melawan cuaca yang panas musim kemarau terus menerus di lokasi butuh sentuhan pembangunan infrastruktur jalan tersebut, personel Satgas tetap semangat bahu membahu menyelesaikan pembuatan jalan di Bulan Suci Ramadhan.

“Jalan tersebut merupakan salah satu akses utama masyarakat dalam beraktifitas,dengan diperbaiki jalan itu, akses masyarakat menjadi mudah.
Harapannya,perekonomian warga dapat meningkat karena warga mudah membawa hasil pertanian,” sebut Dansatgas.

Disini para personel Satgas selama sebulan mengabadikan diri untuk negara dan masyarakat.Tak pernah kenal lelah,ngeluh semuanya dikerjakan dengan ikhlas dan tulus.Itulah jati diri prajurit TNI. “Lewat Senyum Keikhlasan Wujudkan Pembangunan dan Bintahwil (Pembinaan Ketahanan Wilayah )”

Sebagaimana diketahui bahwa TMMD yang dilaksanakan sesuai Undang-Undang Nomor. 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat (1), tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara dan tugas TNI dalam Operasi Militer Perang (OMP) juga melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam keadaan damai, khususnya dalam kontek ini membantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam pembangunan dan tugas-tugas kemanusiaan, penanggulangan akibat bencana dan untuk kepentingan nasional lainnya.

“Kita sebagai warga mengapresiasi program TMMD yang dilaksanakan Kodim 0208/Asahan,selama ini kalau melintas ki kesulitan dijalan tersebut,setelah di tingkatkan sekarang jalan bagus dan lancar,”ungkap Usman salah seorang warga Desa Simpang Gambus.

Agil (16), seorang remaja siswa SMU Purwodadi, Desa Tanah Itam Ulu, mengapresiasi perbaikan jalan yang telah dilakukan oleh TNI. “Kami sangat senang dengan perbaikan jalan ini karena mempermudah perjalanan kami ke sekolah setiap hari. Terima kasih kepada TNI yang telah peduli terhadap kami,” ujar Agil.

Terpisah,penerima rehab rumah tidak layak huni (RTLH) Surya Darma (35) dan istrinya Nuraidah sangat berterima kasih sekali kepada TNI khususnya Dandim Asahan yang telah merehab rumahnya menjadi bagus layak huni.Sebelumnya rumah saya berdinding tepas dan kalau hujan turun bocor,sejak direhab bapak-bapak tentara menjadi bagus sekarang.

“Terimakasih bapak Dandim ,kebaikan bapak di Bulan Suci Ramadhan ini akan mendapat pahala yang besar dari Allah SWT.Semoga bapak beserta keluarga dan anggota sehat selalu dan sukses meniti karier,”sebut Surya kepada awak media ini,Rabu 20 Maret 2024 malam.

Kami sekeluarga ,lanjutnya sangat berterimakasih juga dengan Pak Dandim yang telah peduli mau membantu pendidikan ketiga anak saya .Berkat pak Dandim anak saya yang selama bertahun merindukan pendidikan di sekolah nantinya bisa sekolah seperti anak-anak lainnya.TMMD di Bulan Suci Ramadhan membawa keberkahan bagi saya dan keluarganya.

“Karena tidak mampu dan tidak punya uang anak-anak tidak bisa sekolah ,bisa makan aja sudah syukur .Akhirnya anak saya Awal Ramadhan (13) yang putus sekolah dikelas 6 SD,Damar Rahmadani (9) putus sekolah kelas 5 SD serta Dara Kartika Putri (8) putus sekolah kelas 1.bisa melanjutkan pendidikan lagi,”sebut Surya berkaca-kaca matanya bahagia dicampur haru mendengar Dandim mau membantu pengurusan sekolah anaknya.

Pj Bupati Batubara Nizhamul SE MM
mengatakan bahwa kegiatan TMMD adalah program terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah, bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan Daerah, dengan sasaran pokok peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan fokus pada pengembangan infrastruktur,peningkatan kualitas lingkungan,pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan meningkatkan aksesibilitas serta kualitas pelayanan publik.

“Saya berharap melalui TMMD ini, solidaritas dan sinergitas antara TNI, Pemda dan masyarakat, dapat senantiasa terjalin erat dan kita semua adalah komponen bangsa yang sudah seharusnya bergandengan tangan, saling bahu membahu mengatasi berbagai kesulitan dan keterbatasan.,”sebut Pj Bupati.

Semangat dan kontribusi nyata dari TNI, Pemda dan masyarakat yang manunggal, akan mewujudkan kemajuan daerah sesuai dengan ragline Batubara Bangkit, yaitu bersih, amanah, network, global, kualitas, inovatif dan transparan.

“Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Kodim 0208/AS dan Satgas TMMD yang telah membangun prasarana jalan di Kabupaten Batu Bara. Dengan akses jalan yang bagus banyak manfaat lainnya yang dirasakan oleh masyarakat Desa Simpang Gambus, selain meningkatkan perekonomian warga,” Ujar Pj Bupati didampingi Camat Lima Puluh Adri Aulia Harahap saat kunjungan Wasev.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Batu Bara, Ir. Kurnia Lisnawati mengapresiasi kegiatan TMMD ke-119 Kodim 0208/AS di Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, kegiatan positif tersebut merupakan kolaborasi antara Pemkab Batu Bara dengan Kodim Asahan. Bersama – sama dengan masyarakat membangun jalan yang berdampak meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Simpang Gambus dan sekitarnya” ungkap Kurnia Lisnawati.

Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Mochammad Hasan mengatakan bahwa program TMMD 119 yang dilaksanakan Kodim 0208/Asahan berupa sasaran fisik dan non fisik.Untuk fisik berupa Pembangunan Infrastruktur.Pangdam berharap hasil yang telah dibangun agar senantiasa dijaga dan dipelihara agar usia pakai dan manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup lama.

“Untuk kegiatan non fisik berupa penyuluhan dan bimbingan, tentunya sangat berdampak positif bagi masyarakat dan generasi muda agar mampu membangun karakter bangsa yang akan mendorong masyarakat untuk kompetitif demi terciptanya kemandirian Bangsa. Oleh karena itu senantiasa pelihara semangat Kebersamaan, Persatuan, Toleransi atas perbedaan dan budaya gotong-royong serta kepercayaan diri dalam kehidupan agar Kemanunggalan TNI-Rakyat selalu terjaga dan terbina,”pesan Pangdam.

Sementara Koorsahli Kasad Letjen TNI Sony Aprianto selaku Ketua Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD 119 Kodim 0208/Asahan mengatakan bahwa TMMD merupakan bagian dari Operasi Bhakti TNI, yang diwujudkan dengan cara membantu Pemda dalam menyiapkan dan memperbaiki Infrastruktur serta mengakselerasi Program Pemerintah Daerah, yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. TMMD ini juga bukan Domain dari TNI semata, melainkan program bersama Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kota, yakni bersatu padunya semua komponen bangsa yang terkoordinasi dan terkoordinir, yang dilaksanakan secara Bahumembahu dan gotong-royong membangun wilayah.

“Selain itu TMMD juga bertujuan untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan masyarakat di desa, sehingga hasilnya dapat sesuai dengan tujuan yang diharapkan bersama dan upaya kita bersama dalam melestarikan warisan budaya para pendahulu kita lewat gotong royong,apalagi di wilayah Kab Batubara ada situs bersejarah tentu akan diingat kembali generasi,”ujar Abituren Akabri 90 yang pernah menjabat Pangdam IX/Udayana dan Danpusintelad serta
Danrem 031/WB Kodam I/BB ini.

Sementara,Komandan Korem (Danrem) 022/Pantai Timur Kolonel Inf Agustatius Sitepu,mengatakan bahwa kegiatan dalam program TMMD selain membangun infrastruktur guna membantu Pemkab Batu Bara mewujudkan pembangunan ,TMMD yang dilaksanakan berkolaborasi dengan Pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pembangunan jalan yang dilakukan Satgas TMMD 119 .” Selain itu kegiatan dalam Program TMMD juga mewujudkan pembinaan ketahanan wilayah (Bintahwil) dan pembinaan teritorial (Binter)) yang kokoh dan kuat di wilayah,”ujar Abituren Akmil 90 yang pernah menjabat Danbrigif 7/Rimba Raya dan Dandim 0205/Tanah Karo Kodam I/BB ini.

Kapolres Batubara AKBP Taufiq Hidayat Thayeb SIK MH mengapresiasi dengan dilaksanakannya TMMD di wilayah hukumnya.Dengan adanya kegiatan pembangunan/peningkatan jalan maka patroli personil Polisi untuk menjaga Kamtibmas dan cegah kejahatan lebih gampang lagi karena jalan sudah bagus.”TMMD juga memperkokoh Sinergitas TNI Polri dan Pemda,”ujar AKBP Taufiq.(okebung)