Sikap Nasionalisme Ditunjukkan Prajurit Batalyon Infanteri 5 Marinir Dengan Upacara Bendera

Marinir, TNI AL17 Dilihat

Okebung

TNI AL, Kormar (Surabaya). Dalam rangka memelihara sikap Nasionalisme, prajurit Batalyon Infanteri 5 Marinir melaksanakan Upacara Bendera di Lapangan apel Kesatrian Marinir Soeroto II Ujung, Semampir, Surabaya, Jawa Timur. Selasa (17/01/2023).

Kegiatan yang dipimpin Komandan Kompi Markas (Dankima) Yonif 5 Marinir Kapten Marinir Cilvo Dwi Setiawan selaku Inspektur upacara tersebut diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih dilanjutkan dengan Pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 dan pengucapan Sapta Marga kemudian dilanjutkan dengan pembacaan amanat Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. oleh Kapten Marinir Cilvo Dwi Setiawan.

Pada amanatnya, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi Bangsa Indonesia sangatlah beragam dan kompleks, dari pandemi Covid-19, Krisis Ekonomi, Inflasi dan peperangan antara Rusia dan Ukraina serta ketegangan di Asia Timur yang turut melemahkan kondisi ekonomi Global, disebagian wilah NKRI ganguan dari kelompok separatis teroris masih mengusik keamanan dan ketenangan masyrakat Indonesia, kita akan dihadapkan dengan pesta Demokrasi yang berupa Pemilu dan Pilkada Serentak.

Menyikapi beragam kondisi dan tantangan bangsa ini, TNI harus mampu membantu mengatasi kesulitan dan permasalahan yang di hadapi bangsa ini harus aktif sesuai dengan fungsi dan Tugas pokok TNI yang telah di amanatkan oleh Undang-Undang. Sesuai Visi Panglima TNI harus menjadi Patriot yakni Prajurit TNI Profesional, Modern dan tangguh. TNI kuat, rakyat bermartabat.

Diakhir amanat Panglima TNI juga memberikan penekanan kepada seluruh prajurit TNI jadilah prajurit profesional yang Humanis. Tentara bukanlah merupakan suatu golongan di luar Masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri diatas Masyarakat, Tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian Masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.