Sniper Yontaifib 2 Marinir Lumpuhkan GPK Di Lereng Gunung Lawu

Marinir, TNI AL1074 Dilihat

Okebung

TNI AL, Dispen Kormar (Ngawi) Dalam rangka mewujudkan prajurit yang tanggap tanggon dan trengginas, prajurit Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir (Yontaifib 2 Mar) melaksanakan latihan SKPL dengan berbagai materi diantaranya berlatih menembak Sniper atau menembak runduk di Seloondo, Jogorogo, Ngawi, Jawa Timur. Jumat (19/01/2024).

Kemampuan bertempur dalam tim kecil dengan daya hancur yang besar mutlak harus dikuasai oleh setiap prajurit Tri Media. Setiap prajurit Tri Media sadar akan setiap resiko yang harus dihadapi dalam medan operasi guna mempertahankan diri demi NKRI sampai tetes darah terakhir dengan penuh keikhlasan.

Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir Mayor Marinir Sandi Varikta, S.E. M.Tr.Opsla selaku Pimpinan Latihan (Pimlat) mengatakan, sebagai petembak Sniper harus mempunyai ketelitian, kecermatan dan kesabaran tinggi serta ketangguhan untuk keberhasilan dalam suatu misi di medan penugasan.

“Dalam peperangan era modern saat ini, seorang Sniper atau penembak jitu sangat dibutuhkan, dengan tujuan untuk menghancurkan ataupun melumpuhkan sasaran terpilih yang akan berpengaruh pada kemampuan tempur musuh, selain itu petembak sniper juga mempunyai misi pengintaian dan pengamatan, anti-sniper, memilih target sendiri secara oportunis dan bahkan tugas anti material yaitu penghancuran peralatan militer”, pungkas Danyontaifib 2 Marinir.