Super Hercules C-130J Keempat Siap Perkuat TNI AU, Sudah OTW dari AS ke RI

TNI AU757 Dilihat

JAKARTA|
Pesawat Super Hercules C-130J akan kembali diterima Indonesia. Kehadiran pesawat ini diharapkan memperkuat ketahanan dalam menjaga wilayah udara Indonesia.
“Kehadiran pesawat ini menjadi penguatan signifikan bagi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), yang sebelumnya telah mengoperasikan 3 pesawat C-130J-30 Super Hercules,” demikian keterangan TNI AU di akun Instagram @militer_udara, Jumat (19/1/2024).

Dikabarkan pesawat C-130J Super Hercules dengan tail number A-1344 itu akan tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 22 Januari 2024. TNI AU menjelaskan kedatangan pesawat buatan produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS), Lockheed Martin.

“Kedatangan pesawat ini memiliki tujuan strategis, yaitu untuk meningkatkan kapabilitas angkut udara TNI AU, memperluas jangkauan operasi, serta mendukung berbagai misi kemanusiaan dan keamanan nasional. Di tengah dinamika keamanan global, diharapkan kehadiran pesawat C-130J Super Hercules ini akan memberikan kontribusi positif dalam menjaga ketahanan dan keamanan wilayah udara Indonesia,” katanya.

Komandan Flight Pemeliharaan (Danflighthar) Skadron Udara 31 Mayor Tek Aprian Trediawan mengatakan proses perakitan hingga persiapan keberangkatan pesawat C-130J Super Hercules A-1344 berjalan lancar karena sinergi yang baik berbagai pihak.

Mayor Tek Aprian Trediawan, yang sebelumnya menjabat Resident Project Officer TNI AU di Lockheed Martin, menekankan keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan yang kuat dari Atase Pertahanan (Athan) RI di Washington DC beserta staf dan para diaspora Indonesia bersama TNI AU dan Lockheed Martin.

Pesawat C-130J Super Hercules TNI AU yang keempat dengan tail number A-1344 sudah dalam perjalanan (on the way/OTW) menuju Indonesia sejak Selasa (16/1) pagi waktu setempat (IG @militer_udara) OTW dari AS ke RI
Pesawat C-130J Super Hercules TNI AU yang keempat dengan tail number A-1344 sudah dalam perjalanan (on the way/OTW) menuju Indonesia. Etape pertama adalah dari pabrik Lockheed Martin di Marietta, Georgia, menuju San Diego, California.

Pesawat diterbangkan pada Selasa (16/1) pagi waktu setempat dalam kondisi cuaca yang menantang, dengan hujan deras dan suhu mencapai minus 3 derajat Celsius.

Kru yang terlibat dalam perjalanan ini adalah para perwira terbaik TNI AU, dipimpin oleh Komandan Skadron Udara 31 Letkol Pnb Alfonsus Fatma Astara Duta, didampingi Kasiopslat Disops Lanud Halim Perdanakusuma Mayor Pnb Chandra Danang Jaya, dan Kaflight Line 1 Flighthar Skadud 31 Kapten Tek Barry Yoga Patria. Turut dalam perjalanan sejumlah personel ahli dari Lockheed Martin, yaitu Richard Anthony, John Justin, Rolland Mark, dan Robert John.

detik.com