Tebarkan Ilmu di Jantung Papua, Prajurit Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 323 Kostrad Menyemai Semangat Belajar di Pedalaman

Kostrad, TNI AD516 Dilihat

Jakarta. Prajurit Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 323 Kostrad dari Pos Pintu Jawa telah menggelar kegiatan belajar di pedalaman Papua, tepatnya di Pos Mege’abume, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak. Pada Jum’at (01/03/2024), mereka membawa motivasi dan semangat belajar kepada anak-anak di daerah tersebut.

Kegiatan ini menjadi keniscayaan karena akses menuju sekolah atau lembaga pendidikan terdekat sangatlah terbatas di wilayah tersebut. Inisiatif ini diprakarsai oleh Prajurit Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 323 Kostrad dari Pos Pintu Jawa untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak di pedalaman.

Serda Dhanang, seorang Bintara pelatih, memimpin kegiatan tersebut dengan tujuan untuk memberikan motivasi dan mengajarkan keterampilan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung kepada anak-anak, sebagai bekal penting bagi masa depan mereka.

Menurut Lettu Inf Arif Agung Caroko, S.T.(Han), Danpos Pintu Jawa Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 323 Kostrad, kegiatan ini merupakan upaya konkret dalam mendukung pendidikan anak usia dini dan mengatasi buta aksara di wilayah tersebut, di tengah keterbatasan akses menuju sekolah.

Kegiatan belajar ini dimulai dengan perkenalan diri dari anak-anak yang hadir, dilanjutkan dengan pembagian buku dan alat tulis yang disiapkan oleh personel Pos Pintu Jawa. Kesadaran akan pentingnya pendidikan dan dukungan alat tulis menjadi kendala utama yang ingin diatasi.

Pratu Ronny, seorang tenaga pendidik dari Pos Pintu Jawa, menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan materi, tetapi juga menantang anak-anak dengan soal-soal dan kuis, yang diikuti dengan pemberian hadiah untuk meningkatkan semangat belajar.

Dalam ungkapannya, Dansatgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 323 Kostrad, Letkol Inf Tri Wiratno, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Papua. Ia menekankan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama untuk mencerdaskan bangsa, bukan hanya kewajiban sekolah semata. (Penkostrad).