TIM SAR TNI AL GABUNGAN KEMBALI EVAKUASI 2 KORBAN KAPAL PANCUNG DI BATAM

TNI AL927 Dilihat

OKEBUNG|
Tim SAR TNI Angkatan Laut dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan yang tergabung dalam Basarnas pada hari ketiga pencarian terhadap korban kapal kayu long boat/pancung yang mengalami laka laut kapal terbalik di perairan Kabil, Batam, Kamis (17/11) berhasil mengevakuasi 2 mayat yang diduga korban musibah tersebut, di perairan pulau Mengkubung dan perairan belakang pulau Kasam.

Berdasarkan laporan dari Patkamla Silumba Lanal Bintan, pada hari Senin (14/11) sekira pukul 21.30 WIB telah terjadi musibah terhadap kapal kayu long boat yang tenggelam/terbalik di perairan Kabil Batam dengan jumlah penumpang belum diketahui. Selanjutnya Tim SAR gabungan dari Unsur Satroltas Lantamal IV, Patkamla Silumba/TNI AL, 4 unit RHIB/Polair Mabes, 5 unit RHIB/Polairud Polda Kepri , 2 unit RHIB Basarnas, 1 RHIB KPLP Batam, segera melaksanakan pencarian terhadap para korban dengan melakukan penyisiran di wilayah yang dimungkinkan adanya korban, mengingat cuaca dan arus yang cukup kuat di wilayah tersebut.

Komandan Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama TNI AL IV Batam Kolonel Laut (P) Mandri Kartono menjelaskan, “Hingga saat ini, dari hari pertama sampai dengan hari ketiga pencarian korban, Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan empat orang, satu orang hidup dan tiga orang meninggal. Selanjutnya korban meninggal dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri melalui Pos KPLP Punggur untuk dilaksanakan identifikasi.”

Danlanal Bintan Kolonel Laut (KH) Farid Ma’ruf sangat mengapreasi kerja keras tim SAR gabungan yang telah menemukan para korban laka laut tersebut dan akan tetap mengerahkan unsur Patkamla Lanal Bintan untuk terus berperan aktif dalam memberikan bantuannya dan pelayanan kepada masyarakat sekitar, karena hal tersebut sudah merupakan perintah dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono yakni dimanapun TNI AL berada harus memberi manfaat kepada rakyat dan cepat tanggap terhadap permasalahan dan kesulitan rakyat.

Upaya pencarian korban kapal tenggelam tersebut direncanakan akan berakhir pada hari ini, namun tim SAR masih terus berupaya melaksanakan penyisiran dan pencarian sampai dengan waktu yang telah ditetapkan. Tim satgas SAR gabungan juga menghimbau kepada masyarakat sekitar/masyarakat nelayan apabila menemukan/mengetahui adanya korban kapal yang tenggelam segera melaporkan, sehingga segera dilaksanakan evakuasi.

Dinas Penerangan Angkatan Laut.