TNI AL DAN US NAVY CHAPLAIN BAHAS KERJASAMA PEMBINAAN MENTAL PRAJURIT

Headline, TNI AL925 Dilihat

OKEBUNG|
Dalam rangka mengikuti kegiatan _Area Wide Training for Chaplain and RPs_ serta _Office Call_ ke USS Howard (DDG-83), USS Ronald Reagan (CVN-76) dan Markas Armada ke-7 U.S. Navy di Yokosuka-Jepang, TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Laut (Disbintalal) melaksanakan anjangsana ke U.S. _Navy Chaplain – 7th Fleet_ pada Kamis (19/01) hingga Jumat (20/1) lalu.

Kegiatan anjangsana Disbintalal ke U.S. _Navy Chaplain – 7th Fleet_ yang dipimpin Aspers Kasal – Laksda TNI Irwan Achmadi didampingi Kadisbintalal Brigjen TNI Sandy Muchjidin Latief dan rombongan, dilaksanakan dalam rangka  melaksanakan pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara personel U.S. _Navy Chaplain_ dengan personel Bintal TNI Angkatan Laut tentang pelayanan pembinaan mental yang dilakukan oleh kedua institusi di lingkungannya. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan interoperabilitas pelayanan agama saat ini dan masa yang akan datang antara TNI AL dalam hal ini Disbintalal dengan U.S. _Navy Chaplain Seventh Fleet_.

Dalam kegiatan yang berlangsung, U.S. _Navy Chaplain_ menyampaikan bahwa ada 4 kompetensi yang harus dimiliki oleh U.S. _Navy Chaplain_  yaitu _provide, facilitate, care, dan advice._ Selain itu disampaikan pula bahwa keberadaan Chaplain (Pabintal) berdasarkan konvensi Jenewa adalah _non-combatant,_ namun tetap terjadi kemungkinan chaplain menjadi sasaran tembak. Maka dari itu dibentuk _Religious Program Specialist_ (RPs) yang bertugas melindungi dan mendukung pelaksanaan tugas chaplain yang tergabung dalam _Religious Ministry Teams_ (RMT).

Kegiatan anjangsana Bintal TNI AL ke US Navy Chaplain – 7th Fleet selain rangkaian kegiatan _Area Wide Training for Chaplain and RPs_ dalam rangka untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi Personel Bintal TNI Angkatan Laut tentang pelayanan pembinaan mental yang dilakukan oleh U.S. _Navy Chaplain_ di lingkungannya juga melaksanakan kegiatan _Office Call_.

Panglima Armada ke-7 USN, Vice Admiral Thomas Karl sangat mengapresiasi kegiatan _Office Call_ TNI AL. Kerja sama perlu dilaksanakan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman antar chaplain/Bintal. US Navy mengharapkan keberlanjutan kerja sama chaplain dengan TNI AL. Pembinaan mental menjadi hal yang sangat penting agar para pengawak armada tersebut menjadi prajurit yang religius dan siap melaksanakan penugasan.

Kegiatan yang dilaksanakan tersebut sesuai dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali  dimana Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit TNI AL ditempatkan sebagai prioritas utama dengan pertimbangan berputarnya roda sebuah organisasi akan bertumpu pada kemampuan sumber daya manusianya.

Dinas Penerangan Angkatan Laut