TNI TETAP SOLID,TANPA TNI NKRI RUNTUH,TNI BER-IDEOLOGIKAN PANCASILA DAN BUKAN GEROMBOLAN

By Ryan Noer Sinaga

Aku anak TNI dan Aku Tidak Meragukan Kesolidan ,Kekompakan TNI.Prajurit TNI Jangan Pernah Diragukan Dalam Melaksanakan Tugas-Nya.Mereka-mereka Prajurit Terlatih Satu Kesatuan Komando.

TNI adalah Institusi Negara yang didasarkan pada Undang-undang RI dan TNI Akan Selalu Tegak Lurus Kepada Presiden dan Kesetiaan-Nya kepada NKRI.

Bukti bahwa TNI mengabdi kepada Rakyat sudah banyak dan hasilnya juga sudah banyak sekali bahkan tak terhitung lagi.

Pengabdian untuk NKRI,Rakyat, Bangsa dan Negara adalah tujuan dari setiap prajurit TNI sebagaimana Sumpah Prajurit dan Sapta Marga yang selalu dikumandangkan setiap prajurit TNI.

Dimanapun bertugas prajurit TNI selalu dihati rakyat,selalu dicintai rakyat,selalu diterima rakyat sehingga Wujud Kemanunggalan TNI Rakyat tercipta.

Perlu diketahui bahwa TNI bukanlah milik golongan,TNI Layaknya Gerombolan,seperti Pernyataan Effendi Simbolon Ditepis tak etis didengar dan tidak seharusnya ucapan tersebut keluar dari mulut seorang wakil rakyat .

Pernyataan anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon yang menyebut TNI layaknya gerombolan, melukai seluruh keluarga besar TNI dan berbagai komponen bangsa lainnya.

Pernyataan yang menyudutkan TNI dengan mengatakan kelakuan TNI lebih-lebih dari organisasi masyarakat atau ormas tersebut sangat MELUKAI SELURUH PRAJURIT TNI DIMANAPUN BERADA.

Seperti yang diucapkan Effendi Simbolon .“Ini TNI kaya gerombolan ini. Lebih-lebih ormas, jadinya tidak ada kepatuhan,” kata Effendi Simbolon dalam rapat kerja dengan Panglima TNI di DPR pada Senin (05/09/2022) pekan lalu.

Seharusnya dalam hubungan ketatanegaraan diselenggarakan secara saling menghargai kesetaraan dengan menjalankan fungsinya masing-masing. Bukan malah selalu menyudutkan, apalagi sampai terkesan menempatkan diri di atas dengan mengintervensi masalah internal salah satu pihak.

Apa yang dilontarkan ucapan Effendi Simbolon terhadap TNI malah menimbulkan polemik dan kontra produktif dengan program-program Pemerintah dalam ketahanan nasional.

TNI Garda Terdepan penjaga Keutuhan NKRI ( Negara Kesatuan Republik Indonesia).TNI selalu hadir membantu pemerintah dalam berbagai program guna mensejahterakan rakyat, membantu tugas kepolisian di penegakkan Kamtibmas dan selalu berkolaborasi dengan semua komponen bangsa guna mencapai tujuan nasional.

Buktinya sudah banyak,dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI bersinergi dengan Pemda membangun wilayah terisolir dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).Selain itu Program.Karya Bhakti TNI,Program Bintahwil, Satkowil,Satnon Kowil semua yang dikerjakan TNI dalam program membantu pemerintah tersebut hasilnta sangat bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Bahkan saat ini TNI AD ,Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman mencanangkan Program Ketahanan Pangan diseluruh wilayah NKRI agar NKRI kedepannya Tidak Krisis Pangan.Disini TNI AD mendukung seluruh program Ketahanan Pangan .

Selain itu,Program TNI AD Manunggal Air Bersih ,saat ini telah berjalan dan hasilnya sangat menguntungkan masyarakat.Air Mengalir kesawah,Air Digunakan Masyarakat Banyak untuk kehidupan .Inilah bukti bahwa TNI AD sangat -sangatlah Dicintai Rakyat,Ditunggu-tunggu Rakyat Kehadirannya setiap saat.

Tak hanya itu saja,banyak yang tidak mengetahui penderitaan prajurit TNI,janganlah TNI disebut Gerombolan atau Ormas,menjadi prajurit TNI itu tidaklah gampang.

Mereka para prajurit TNI yang bertugas diwilayah perbatasan sebagai Satgas Pamtas setiap saat nyawanya bisa melayang,setiap saat mereka selalu berdoa agar nyaman dan lancar menjaga Keutuhan NKRI diperbatasan.

Agar bapak-bapak ketahui Prajurit TNI selama 10 bulan meninggalkan anak dan istrinya demi Panggilan Tugas Ibu Pertiwi,Demi Menjaga Keutuhan NKRI diperbatasan negara agar tidak di caplok negara lain.

Meski menenteng senjata laras panjang canggih dengan seragam loreng yang gagah-Nya,prajurit TNI bertugas menjaga wilayah perbatasan seharian Turun Naik Gunung ,Keluar Masuk Hutan dengan Taruhan Nyawa-Nya.

Sebagai Satgas Pamtas,TNI AD bukan hanya bertugas menjaga wilayah perbatasan saja,mereka anggota TNI juga mengajari masyarakat bercocok tanam,mengajari anak-anak perbatasan belajar,mengajari dan memberikan penyuluhan-penyuluhan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat di wilayah Papua.Tak pelak,hingga saat ini prajurit TNI di Papua selalu ditunggu-tunggu kehadirannya .

Bukan hanya personel Satgas saja,lebih parahnya lagi tugas para Babinsa seharian harus membantu pemerintah ,”BABINSA ITU JARUM JATUH DIPASIR PUN HARUS DIKETAHUI-NYA”.Itulah para Babinsa dalam tugasnya.Mereka para Babinsa dulunya prajurit terlatih Perang,Terlatih Membunuh .Mereka punya Skill yang hebat dalam mengatasi permasalahan ditengah-tengah masyarakat.Dengan Metode Komunikasi Sosial (Komsos) dan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) para Babinsa mampu bertugas menangani seluruh permasalahan yang timbul ditengah masyarakat.

Metode Deni dan Ceni (Deteksi Dini Cegah Dini) Babinsa sudah diakui Komando Atas .Mereka prajurit TNI AD Garda Terdepan yang hebat.Lihatlah dalam Pandemi Covid-19,Mewabahnya PMK,Maraknya Aksi Terorisme,Maraknya bermunculan Paham Radikal,In-Toleran,mereka para Babinsa mampu mengatasinya bersinergi dengan aparat terkait.

TNI banyak membantu percepatan pencapaian target pemerintah dalam mengatasi berbagai krisis, tidak mungkin sebuah institusi yang dikatakan sebagai gerombolan akan siap sedia yang pertama dan tercepat digerakkan dalam menghadapi kedaruratan dengan dukungan awal yang minim.

Saat ini semua prajurit TNI marah dan murka karena pernyataan Effendi Simbolan yang tak pantas dilontarkan dalam rapar.

Pernyataan itu sangat merendahkan para Pimpinan TNI, khususnya TNI AD dengan pernyataan seolah-olah Pimpinan TNI AD tidak menghargai institusi legislatif, DPR RI.

Akibat pernyataan tersebut yang Viral melalui media sosial masyarakat dapat menilai secara bijak apakah ujaran seperti itu yang diharapkan keluar dari lidah seorang wakil rakyat yang terhormat. Kami yakin masih banyak anggota DPR, khususnya Komisi 1 yang lebih bijaksana.

Saya selaku anak TNI dan Jurnalis TNI selaku generasi penerus juga tersinggung dan emosi.Dengan tulisan ini agar semua orang dan bapak Effendi Simbolan mengetahui bahwa TNI itu sangat Berguna dan Tanpa TNI NKRI Runtuh,Tanpa Bantuan TNI Tak Ada Pembangunan Diwilayah Terisolir.

Perlu Diingat Pesan Jenderal Besar Sudirman : ” Pelihara TNI,Pelihara Angkatan Perang Kita,Jangan Sampai TNI Dikuasai oleh Partai Politik Manapun Juga. Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan prajurit yang mudah dibelokkan haluannya, kita masuk dalam tentara, karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi bangsa dan negara”.

TNI AKAN SELALU MENJADI MILIK RAKYAT DAN NKRI YANG BER-IDIOLOGIKAN PANCASILA” DAN JANGAN BIARKAN UPAYA – UPAYA PROVOKATIF MEMECAH BELAH TNI

BY okebung