Wadan Pasmar 2 Ikuti Talk Show Pembinaan Mental Ideologi TNI Angkatan Laut

Marinir, TNI AL17 Dilihat

Okebung

TNI AL, Kormar (Sidoarjo). Wakil Komandan (Wadan) Pasmar 2 Kolonel Marinir Ahmad Fajar mewakili Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Suherlan mengikuti Talk Show Pembinaan Mental Ideologi TNI Angkatan Laut tahun 2022 secara Virtual, di Puskodal Mako Pasmar 2 Kesatrian Marinir Moekijat, Gedangan, Sidoarjo. Kamis (24/11/2022).

Talk Show Pembinaan Mental Ideologi TNI Angkatan Laut tahun 2022 ini, juga diikuti Aspers Danpasmar 2 Kolonel Marinir Rana Karyana dan para Personel pengurus Ibadah jajaran Pasmar 2, dipusatkan di Auditorium Mabesal dibuka oleh Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono mewakili Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, dengan mendatangkan narasumber Prof. DR. Oman Fathurahman, M. Hum dan DR. Rima Agristina, S.H., S.E., M.M serta dipandu oleh Tysa Novenny.

Dalam sambutannya Kasal yang dibacakan Wakasal menyampaikan, Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa sejatinya merupakan ideologi yang terbuka dalam menyerap nilai-nilai baru yang dapat bermanfaat bagi keberlangsungan hidup bangsa. Namun di sisi lain diperlukan kewaspadaan terhadap masuknya faham ideologi baru yang tidak sejalan dengan kepribadian bangsa yang dapat mengancam integrasi NKRI. Apabila rakyat Indonesia tidak cermat maka generasi muda akan cenderung mengikuti arus ideologi luar tersebut, sedangkan nilai-nilai ideologi Pancasila akan terlupakan dalam implementasi kehidupan sehari-hari.

Indonesia sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, bahasa, adat istiadat dan agama, seringkali diterpa isu tentang radikalisme, keberagaman agama menjadi faktor terkuat dalam membentuk radikalisme di Indonesia, munculnya kelompok-kelompok ekstrim yang berkembang dipengaruhi berbagai hal seperti sensitifitas kehidupan beragama dan masuknya aliran kelompok ekstrim dari luar negeri bahkan permasalahan politik dan pemerintahan pun turut mewarnai. Maka di tengah hirup pikuk permasalahan radikalisme ini diperlukan moderasi beragama yang dimaknai dengan ikhtiar dan proses dinamis dari upaya membangun cara pandang dan sikap beragama secara moderat.

Dalam kehidupan bersama untuk memperkuat tatanan kehidupan harmonis umat beragama di tengah keragaman. Oleh karena itu sangat tepat kiranya kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana pembinaan mental ideologi bagi prajurit, PNS, Jalasenastri dan pengurus ibadah di lingkungan TNI Angkatan laut. Dimana kesempatan ini mengambil tema “Penguatan Pembinaan mental Ideologi dan moderasi Beragama Dalam Kehidupan Prajurit /PNS dan keluarga besar TNI Angkatan Laut”,.

Diharapkan para personel TNI Angkatan Laut sebagai benteng dan garda terdepan mampu melaksanakan tugas menegakkan kedaulatan NKRI, dalam merawat Kebhinekaan sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.