Waspada Penyakit PMK, Personel Jajaran Kodim 0208/Asahan Edukasi Dan Ingatkan Warga Masyarakat

Korem 02211 Dilihat

Asahan | Dengan memberikan edukasi tentang wabah Penyakit PMK pada hewan ternak dan untuk pencegahan menghimbau kepada pemilik ternak agar menjaga kebersihan kandang dan hewan ternak nya untuk menghindari merebaknya Penyakit PMK yg saat ini menyerang ternak dibeberapa daerah, dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 16/Pulau Rakyat jajaran Kodim 0208/Asahan Serda Sukaryadi dan satu orang anggota turun kewilayahbinaan untuk melaksanakan kegiatan monitoring Ternak dan pemantauan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) guna mencegah ada nya penularan hingga kematian dan menghimbau kepada masyarakat untuk slalu tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan, bersama dengan Pemilik Lembu Bapak M Yusuf dan Pemilik Lembu Bapak Sofyan, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Dusun VIIII Desa Ledong Timur Kecamatan Aek Ledong Kabupaten Asahan, Minggu (20/11/2022).
Kegiatan Monitoring dan Edukasi kepada pemilik ternak tentang merebaknya penyakit PMK (penyakit mulut dan kuku) serta melaksanakan pengecekan Penyakit Mulut dan Kaki pada ternak Lembu milik warga binaan dengan mengetahui perkembangan Penyakit Mulut dan Kaki yang sekarang ini sudah mulai menurun, PMK pada ternak tidak bersifat zoonosis, artinya tidak dapat menular atau menginfeksi manusia, karenanya masyarakat tidak perlu panik dan khawatir dalam mengonsumsi daging dan susu, asal diolah atau dimasak dengan benar maka aman.
Dalam hal ini Babinsa Serda Sukaryadi mengungkapkan dari pengecekan didapati bahwa Bapak M Yusuf memiliki ternak sebanyak ÷29 ekor Lembu yang kesemuanya dikandang tidak diangon dan dalam keadaan Sehat. Dalam perbincangan tersebut, Bapak M Yusuf berharap kepada Pemerintah agar respon terhadap para peternak dan dapat memberikan bantuan berupa Vaksinasi terhadap ternak-ternak yang ada khususnya di Dusun VIIII Desa Ledong Timur Kecamatan Aek Ledong.
Selanjutnya Babinsa Serda Sukaryadi menghimbau tidak perlu Panik dan menerangkan bahwa PMK tidak menular kepada manusia namun perlu hati-hati agar tidak menular kepada hewan lainnya sehingga tidak terjadi hal-hal yg tidak di inginkan, jika terjadi hal tdk di inginkan “ternaknya mati” agar tidak membuang bangkai ternak ke aliran sungai melainkan ditanam di lokasi yang aman.